EKONOMI

Jumat, 10 Agustus 2018 | 12:13 WIB

Bisnis Tank Farm, PP Energi Pakai Lahan Pelindo

Indra Hendrianai
Bisnis Tank Farm, PP Energi Pakai Lahan Pelindo
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anak usaha PTPP (Persero) yakni PP Energi menandatangani kerja sama dengan PT Pelindo Energi Logistik selaku anak usaha PT Pelindo III (Persero).

Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh PP Energi dan Pelindo Energi yaitu berupa pemanfaatan lahan dan pengembangan bisnis Tank Farm yang terletak di 3 (tiga) kota, yakni Bali, Surabaya dan Semarang. Di mana, PP Energi akan melakukan pengembangan bisnis dengan membangun faslitas curah cair di ketiga lahan milik Pelindo Energi tersebut.

PP Energi melihat adanya peluang bisnis dari ketiga lahan yang dimiliki oleh Pelindo Energi dimana lahan tersebut berlokasi di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali; Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya; dan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Sinergi yang dilakukan oleh PP Energi dan Pelindo Energi selaku dua anak usaha milik BUMN ini kami harapkan dapat memberikan hasil yang optimal bagi kedua belah pihak serta dapat menambah portofolio dari masing-masing perusahaan, ujar Direktur Utama PP Energi Ario Setyawan usai acara penandatanganan kerja sama di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Penandatangan kerja sama ini dilakukan Direktur Utama PP Energi Ario Setyawan bersama Direktur Utama Pelindo Energi Heri Akhyar. Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut, Direktur Infrastruktur PT PP (Persero), M Toha Fauzi; SVP Pengembangan Bisnis dan investasi PTPP (Persero), Gede Upeksa; beserta Jajaran Direksi PP Energi; Direktur Utama PT Pelindo III (Persero) Ari Aksara; beserta jajaran Direksi PT Pelindo III dan Pelindo Energi. [ipe]

#PPEnergi #Pelindo
BERITA TERKAIT
(Jelang HBKN Natal dan Tahun Baru) Pasokan dan Harga Pangan di Pontianak Stabil
Susi Ajak Dunia Tangani Perubahan Iklim Kelautan
Bappenas: Nasib Papua Bergantung Infrastrukturnya
DPR Nilai Papua Masih Perlu Dana Otsus
Tunggu 4 Tahun, Pasar Keuangan Syariah Lompat 20%
DPR Nilai Proyek Kereta Api Cepat Kurang Cepat
Tahun Politik, Harga BBM Jadi Kado Tahun Baru

ke atas