PASAR MODAL

Jumat, 10 Agustus 2018 | 17:41 WIB

OJK Pede Himpun Lebih Rp250 Triliun di Pasar Modal

Mohammad Fadil Djailani
OJK Pede Himpun Lebih Rp250 Triliun di Pasar Modal
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merasa yakin penghimpunan dana melalui pasar modal melebihi dari target awal sebesar Rp250 triliun. Hal itu didukung dengan serangkaian kebijakan dan kekuatan daya serap investor lokal.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, penghimpunan dana melalui pasar modal sampai dengan akhir tahun 2018 akan melebihi pencapaian tahun 2017.

"Targetnya diatas Rp250 triliun," kata Wimboh di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/8/2018).


Tahun ini, jelas dia, penghimpunan dasar akan lebih menyasar kekuatan investor lokal. Hal itu dipercaya dapat mengurangi dampak dari fenomena perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

"OJK dan pemerintah akan selalu memberikan ruang yang besar kepada sektor riil, seperti sektor perumahan dengan melonggarkan kebijakan uang muka," kata dia.

Sementara itu, hingga tanggal 9 Agustus 2018, OJK telah mengeluarkan 99 surat penyataan efektif penawaran umum efek senilai Rp111,22 triliun. Rinciannya, ada sebanyak 33 emiten baru. Sedangkan saat ini terdapat 17 perusahaan tengah menunggu ijin efek penerbitan efek bersifat ekuitas dan menunggu ijin efektif penerbitan efek bersifat utang senilai Rp13,76 triliun. [jin]
#OJK #PasarModal #WimbohSantoso
BERITA TERKAIT
(Pasar Modal Bergejolak) Pemerintah Sebut Investasi SBR 004 Lebih Menarik
Suku Bunga Dikerek Naik Lagi, BEI Bungkam
Yuk Tengok Kegiatan Ulang Tahun ke-41 Pasar Modal
Politik Memanas, Pasar Modal Bakal Bergejolak?
(Sepanjang 2018) OJK di Bawah Wimboh telah Lakukan Ini
Pasar Modal masih Lesu, OJK Siapkan 'Obat' Ini
OJK Pacu Peran Pasar Modal Demi Ekonomi Nasional

ke atas