EKONOMI

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 02:29 WIB

Candra Ingatkan Pertamina Jaga Produksi Blok Rokan

Indra Hendriana
Candra Ingatkan Pertamina Jaga Produksi Blok Rokan
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT Pertamina (Persero) berinvestasi terlebih dahulu di Blok Rokan, Riau, sebelum resmi menjadi operator pada 2021.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, hal tersebut dilakukan agar sewaktu Pertamina mengelola Blok Rokan tak terjadi penurunan produksi. Setidaknya, Pertamina bisa mempertahankan produksi setelah Chevron tidak menjadi operator. "Kami minta kontraktor selanjutnya, dalam hal ini Pertamina, untuk bisa melakukan investasi lebih awal," kata Arcandra di kantornya, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Dengan begitu, pria yang akrab disapa Candra ini, meminta agar Pertamina segera merealisasikan program kerja yang dituangkan di proposal. "Supaya, produksinya bisa declining rate nya bisa kami tahan," ujar Candra yang berdarah Minang ini.

Dia menambahkan, hal ini juga pernah dilakukan PT Pertamina pada Blok Mahamakam. Saat itu, Pertamina sebelum mengelola Mahakam juga investasi terlebih dahulu. "Belajar dari pengalaman Blok Mahakam. Kalau kami tidak bisa berinvestasi lebih awal, maka di awal produksi bisa menurun. Permen tahun lalu, sebelum kontrak berakhir, kami beri kepastian siapa yang mengelola ini, ujar dia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Djoko Siswanto menyebut, Pertamina bisa lebih dulu membahas program kerja di Blok Rokan dengan SKK migas dalam pembahasan program kerja dan anggaran (Work Program and Budgeting/WP&B) pada 2019.

Sehingga, mulai tahun depan. Pertamina sudah bisa berinvestasi dan melakukan pengeboran di Blok Rokan. Investasi di blok migas yang berakhir kontraknya ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 23 Tahun 2018, terutama pasal 20. Dengan begitu bisa menjadi payung hukum Pertamina melakukan investasi lebih awal.

Di dalam pasal itu disebutkan, setelah kontrak diteken, Pertamina atau dapat melakukan pembiayaan atau kegiatan opearsi yang diperlukan sebelum tanggal efektif kontrak baru tahun 2021.

Hal ini untuk menjaga tingkat produksi migas di blok tersebut,
Adapun pelaksaaan kegiatan operasinya melalui pembiayan Pertamina dikerjakan oleh kontraktor eksisting.

Nantinya seluruh biaya yang dikeluarkan Pertamina dalam melakukan persiapan alih operasi itu dapat dikembalikan berdasarkan kontrak kerja sama baru. [ipe]

#wamenCandra #Pertamina #BlokRokan
BERITA TERKAIT
Kontrak WK Sengkang & East Sepinggan Akhirnya Deal
Pertamina Lubricants Bikin Pelatihan SMK di Malang
Dukung UKM, Pertamina Besarkan Bumdes Purwodadi
HUT Ke-61, Pertamina Resmikan 2 DPPU di Kaltim
Jonan Minta Pertamina Lirik Bisnis Petrokimia
Kilang Balikpapan Tingkatkan Produksi Minyak
Gandeng Oman, Pertamina Garap Kilang Bontang

ke atas