GAYA HIDUP

Selasa, 28 Agustus 2018 | 20:01 WIB

Terapi Telapak Tangan Atasi Sakit Ashma

Suyadi
Terapi Telapak Tangan Atasi Sakit Ashma
(Foto: Istimewa)
ASHMA termasuk jenis penyakit yang kadang hilang kadang timbul serta cenderung menyerang kelompok umur yang berbeda-beda. Penyakit ashma terjadi karena menyempitnya saluran pernafasan lalu menyebabkan seseorang kesulitan untuk bernafas.

Ciri-ciri penyakit ashma biasanya di dada sering sesak atau kaku dan batuk kronis. Namun gejala ini tidak terjadi pada setiap kasus sakit ashma. Oleh karena itu untuk pengobatan sebuah kasus ashma diperlukan pemeriksaan yang teliti dan tepat.

Penyebab timbulnya penyakit ashma adalah kontraksi otot saluran pernafasan yaitu pada salah satu cabang atau otot saluran pernafasan mengalami penyempitan. Pembengkakan dinding pembuluh akan memperburuk keadaan karena udara yang digunakan untuk nafas akan sulit masuk.

Penyakit ashma umumnya gejalanya sudah bisa diketahui dari masih anak-anak dan sangat jarang sekali penyakit ashma timbul untuk pertama kalinya di usia sebelum umur empatpuluhan.

Untuk mencegah menyembuhkan serangan ashma harus dirangsang, ditekan pada titik-titik zona refleksi terapi di telapak tangan ke IV. Yaitu titik meridian usus besar, cabang saluran pernafasan, paru-paru kanan, paru-paru kiri, limpha, kelenjar hormone, titik lobang dingin, tenggorokan dan hecku.

Ditekan, dipijat untuk merangsang peredaran darah, mendorong mengeluarkan dan membuang lendir, melonggarkan saluran pernafasan dan menghilangkan sesak nafas. Lalu melakukan latihan atau senam kusus yang melonggarkan otot-otot dada dan pernafasan.

Disamping itu penderita ashma hendaknya menghindari mengkonsumsi minum es, makanan gorengan, buah nanas, minuman keras, aroma parfom yang menyengat, ruangan yang lembap, pengap dan setres. Kemudian yang sama penting dari upaya itu adalah agar secara kontinyu berkonsultasi kepada ahli kesehatan atau dokter.
#Suyadi #Ashma
BERITA TERKAIT
WICSF 2018 Sebulan Hadir di 150 Mall di Indonesia
Ini Cara Tumbuhkan Minat Baca pada Anak
Puncak Dulamayo, Wajib Dikunjungi saat FPDL 2018
Program Vaksin MR Akan Diperpanjang
Cara Tepat Pilih Kepiting dengan Kualitas Baik
Vaksin MR Tak Lampaui Target
Ini Dampak Ibu Hamil Kurang Asupan Garam Beryodium

ke atas