MOZAIK

Senin, 10 September 2018 | 21:00 WIB

Kecergasan Rohani

Kecergasan Rohani
(Foto: ilustrasi)
Dalam agama kita bepergian diakui sebagai peperangan dan bahaya;
dalam agama Yesus ia berarti mengasingkan diri ke gua dan pegunungan.


Sunah adalah jalan paling aman,
dan masyarakat yang beriman adalah sebaik-baiknya teman seperjalanan.


Jalan menuju Tuhan itu penuh rintangan dan kepedihan:
bukan jalan bagi orang yang seperti perempuan.


Di atas jalan ini jiwa manusia diuji dengan ketakutan,
sebab sebuah ayakan dipergunakan untuk menyaring sekam padi.


Jika engkau bepergian seorang diri,
kuakui bahwa engkau mungkin dapat menghindari serigala;
akan tetapi engkau tidak akan merasakan kecergasan ruhani.


Orang bodoh, meskipun tidak sopan, dianjurkan dan diperkuat,
O darwis, oleh teman-teman seperjuangan.


Alangkah banyak tongkat dan gada yang akan menimpa
ketika ia melintasi gurun pasir tanpa teman!


Ini berkata kepadamu dengan mutlak,
Perhatikanlah baik-baik!
Jangan berpergian seorang diri kecuali kalau engkau seorang yang bodoh!


[Rumi]
BERITA TERKAIT
Tidak Ada Derita Atas Nama Cinta
Senantiasa Ikhlas dengan Takdir yang Pahit
Hitunglah Diri Sendiri Sebelum Hari Perhitungan
Belajar dari Sikap Orang Lain
Meneliti Kembali Laku Diri Agar Tak Tertipu
Maha Dahsyatnya Cinta Nabi kepada Allah & Umatnya
Benarkah Lihat Rasulullah tak Dibakar Api Neraka?

ke atas