EKONOMI

Jumat, 07 September 2018 | 17:11 WIB

Ini Cara Arcandra Tekan Biaya Cost Recovery

Indra Hendriana
Ini Cara Arcandra Tekan Biaya Cost Recovery
Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak menepis nilai cost recovery mencapai US$ 11 miliar. Dengan begitu diharapkan nilai tersebut bisa ditekan.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengatakan cara untuk menekan angka ini adalah dengan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tapi untuk bisa meningkatkan TKDN dalam sektor hulu migas memang perlu banyak perhitungan.

"Apakah (TKDN) bisa menekan Cost Recovery? Sebenarnya bisa. Tetapi juga harus dilihat lagi, apakah proyek yang sedang jalan saat ini sejalan dengan ketersediaan komponen yang diproduksi dalam negeri," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jumat (7/9/2018).

Namun begitu, Arcandra belum bisa mengungkap berapa nilai hang bisa ditekan. Sebab, saat ini SKK Migas bersama Kementerian Keuangan tengah melakukan pendataan soal barang-barang yang diproduksi di dalam negeri..

"Kami masih selesaikan listnya. Kalau soal Value kan berarti juga harus dilihat, proyek yang mana dulu," ujar Arcandra.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan kenaikan pengembalian biaya operasional atau cost recovery hulu minyak dan gas bumi (migas) untuk tahun depan.

Hingga Agustus 2018, cost recovery sudah mencapai 7,8 miliar dolar. Diperkirakan sampai akhir tahun cost recovery tembus 11,34 miliar dolar atau membengkak dari target.

Prediksi cost recovery terbesar untuk PT Pertamina Hulu Mahakam sebesar US$ 1,57. Disusul. ENI Muara Bakau 1,29 miliar dolar. Lalu PT Chevron Pasific Indonesia 1, 38 miliar dolar. PT Pertamina EP 1,21 miliar dolar. Husky Oil 683 juta dolar. Premier 600 juta dolar.

Sementara ExxonMobil 455juta dolar. ConocoPhillips 348 juta dolar. PT Pertamina Hulu Energi WMO 329 juta dolar. Medco E&P 322 juta dolar. Sementara kontraktor kontrak kerja sama lainnya 3,13 miliar dolar. [hid]

#InvestasiMigas2018 #PNBP #GrossSplit
BERITA TERKAIT
Setoran PNBP Kurang, Ini Sanksi dari KESDM
Indef Gross Split tak Punya Kepastian Hukum Tetap
Setoran PNBP 2019 Terancam Gagal Total
Menteri Jonan Ragu Bisa Capai Target PNBP 2019
Hindari Krisis, Perkuat Pengawasan APBN
(Banjir Sentani) Pertamina Aktifkan Pangkalan Tanggap Darurat Mitan
NasDem Jaring Pengusaha Muda dari Pesantren

ke atas