HIBURAN

Selasa, 11 September 2018 | 00:25 WIB
(Film LIMA)

Lola Amaria Bawa Semangat Nasionalisme ke Taiwan

Aris Danu
Lola Amaria Bawa Semangat Nasionalisme ke Taiwan
(Foto: Inilahcom/Aris Danu)
INILAH.COM, Jakarta-Aktris, sutradara sekaligus produser film Lola Amaria membawa semangat nasionalisme lewat film LIMA ke Taiwan. Lima kembali diputar di Taiwan, Minggu (9/9/2018) setelah sebelumnya diputar di Bangkok.

Pemutaran film karya Lola Amaria Production ini dilakukan di Auditorium Radio Taiwan International, yang berada di Bei An Road Taipei Vity.

Kehadiran film yang menceritakan keberagaman dan kebhinekaan yang ada di dalam tubuh Pancasila sebagai dasar Negara Rerpublik Indonesia itu, disaksikan langsung oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sana.

Tidak hanya TKI saja, pengurus cabang NU di Taipei, Banteng Muda Indonesia dan juga Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) serta jajaran atau staff di Radio International Taiwan juga ikut menyaksikan film tersebut.

"Kami hanya putar di satu kota saja, di Taipei. Penonton yang umumnya pekerja Indonesia dari berbagai kota di Taiwan, datang langsung ke lokasi pemutaran film. Antusias mereka begitu besar untuk menyaksikan film LIMA, yang memang sebelumnya sudah diumumkan langsung oleh Radio Taiwan International, terkait cerita dan pemutaran film kita," kata Lola Amaria via sambungan telepon, Senin (10/9/2018).

Lola Amaria datang ke Taiwan bersama sutradara lainnya Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti dan juga Ibu Lily Assana. Menurut Lola Amaria, selama pemutaran film penonton sangat serius menyaksikan pemutaran film. Mulai dari opening di sila pertama dalam Pancasila hingga sila selanjutnya. Yang membuat Lola Amaria dan teman-teman terkejut, di sila ke-4 dan ke-5, saat adegan Bi Ijah yang diperankan Dewi Pakis, pamit dari keluarga yang diurusnya untuk pulang kampung dan mengurus anak-anaknya, disitulah penonton terbawa emosi.

"Penonton rata-rata memang TKI. Mereka bekerja dari berbagai profesi, walaupun umumnya bekerja pada majikannya di Taiwan. Mereka terharu dan meneteskan air mata, saat adegan Bi Ijah pamit untuk pulang kampung dan mengurus anaknya-anaknya yang kurang mendapat perhatian darinya selama bekerja. Sampai adegan terakhir sila ke-5 saat Bi Ijah mengurus kasus hukum anak-anaknya, disitulah penonton terbawa suasana," papar Lola.

Usai menonton film LIMA, penyelenggara acara dari Lola Amaria Production dan Raio Taiwan bersama KDEI mengadakan diskusi bersama penonton. Dalam diskusi tersebut, penonton mengapresiasi film yang disutradarai oleh Lola Amaria dan empat sutradara lainnya, Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Adriyanto Dewo dan Harvan Agustriansyah itu. [adc]
#LolaAmaria #FilmLIMA
BERITA TERKAIT
Yura Yunita Masuk Daftar 3 Nominasi AMI Awards
(Fruit Tea School Sensation) Boyband Asal AS, CNCO Goyang Siswa SMA di Bekasi
Yoyo Gandeng Pacar Baru, Ini Komentar Rossa
Naura Konsumsi Kencur untuk Jaga Stamina dan Vokal
Sibuk Manggung, Virza Tonton Televisi Lewat Ponsel
Dinda Kirana Setop Main Sinetron
Istri Mat Solar: Bapak Enggak Mau Syuting Lagi!

ke atas