MOZAIK

Kamis, 13 September 2018 | 10:00 WIB

Kenapa Abu Hanifah Enggan Diam di Tempat Teduh?

Kenapa Abu Hanifah Enggan Diam di Tempat Teduh?
(Foto: Ilustrasi)
YAZID bin Harun berkata, Saya belum pernah mendengar ada seseorang yang lebih wara daripada Imam Abu Hanifah. Saya pernah melihat beliau pada suatu hari sedang duduk di bawah terik matahari di dekat pintu rumah seseorang. Lalu saya bertanya kepadanya, Wahai Abu Hanifah! Apa tidak sebaiknya engkau berpindah ke tempat yang teduh?

Beliau menjawab, Pemilik rumah ini mempunyai utang kepadaku beberapa dirham. Maka, saya tidak suka duduk di bawah naungan halaman rumahnya.

Sikap seperti apa yang lebih wara daripada sikap ini? Di dalam riwayat lain disebutkan bahwa beliau ditanya mengapa enggan berdiam di tempat teduh, lalu Abu Abu Hanifah berkata kepadaku. Pemilik rumah ini mempunyai sesuatu. Maka, saya tidak suka berteduh di bawah naungan dindingnya, sehingga hal tersebut menjadi upah suatu manfaat.

Saya tidak berpendapat bahwa hal tersebut wajib bagi semua orang, akan tetapi orang alim wajib menerapkan ilmu untuk dirinya sendiri lebih banyak daripada yang dia ajarkan kepada orang lain.

Sebagaimana pula Imam Abu Hanifah radhiyallahu anhupernah meninggalkan makan daging kambing selama tujuh tahun ketika seekor kambing milik baitul mal di Kufah hilang sehingga beliau yakin kambing tersebut telah mati. Sebab, beliau menanyakan berapa waktu paling lama kambing bisa bertahan hidup?

Dikatakan kepadanya, Tujuh tahun. Maka beliau meninggalkan makan daging kambing selama 7 tahun karena untuk berhati-hati lantaran ada kemungkinan kambing haram itu masih hidup. Sehingga, bisa jadi kebetulan dia memakan sebagian dari kambing tersebut yang berarti menzalimi hatinya. Meskipun sebenarnya tidak berdosa karena tidak mengetahui benda itulah yang haram. [Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah]
#AbuHanafiah
BERITA TERKAIT
Tenangkan Jiwa, Jadilah Pemimpin Kebaikan
Wanita Bertato Tobatlah, Laknat Allah Menantimu
Allahu Akbar, Nur Muhammad Ada Hingga Akhir Zaman
Jangan Menikahi Wanita Hamil Jika tak Tau Hukumnya
Tidak Ada Derita Atas Nama Cinta
Senantiasa Ikhlas dengan Takdir yang Pahit
Hitunglah Diri Sendiri Sebelum Hari Perhitungan

ke atas