DUNIA

Rabu, 12 September 2018 | 17:59 WIB

Lagi, Suu Kyi tak Hadiri Sidang MU PBB

Lagi, Suu Kyi tak Hadiri Sidang MU PBB
Aung San Suu Kyi (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Naypyidaw--Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, untuk kedua kalinya tidak hadir di sidang Majelis Umum (MU) PBB di New York, AS.

Sidang yang dihadiri para kepala negara ini akan digelar pekan depan, namun Kementerian Luar Negeri Myanmar mengatakan peraih hadiah Nobel Perdamaian tersebut tidak akan bertolak ke New York. Demikian BBC melaporkan, Rabu (12/9/2018).

Wartawan BBC di Myanmar, Nick Beake, mengatakan Kementerian Luar Negeri Myanmar tidak menjelaskan mengapa Aung San Suu Kyi tidak hadir di New York dan sebagai gantinya mengirim pejabat lain.

Pada 2016, ia menjadi pemimpin sipil Myanmar pertama dalam 50 tahun yang berbicara di sidang Majelis Umum dengan menggambarkan PBB sebagai sumber inspirasi.

Tapi setahun kemudian, Aung San Suu Kyi tidak hadir setelah ia menghadapi kecaman internasional sejak pecah gelombang kekerasan terhadap warga minoritas Muslim Rohingnya di negara bagian Rakhine pada akhir Agustus 2017.

Juru bicara pemerintah Myanmar, Aung Shin, kepada kantor berita Reuters ketika itu mengatakan, "Ia tidak pernah takut menghadapi kritik masyarakat internasional. Mungkin ada masalah lain di dalam negeri yang lebih mendesak."

Sebagai pemimpin de facto, ia dituduh diam dan tak mengecam tindakan militer Myanmar yang oleh PBB dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida terhadap warga Muslim Rohingya.

PBB mengatakan apa yang terjadi terhadap warga Rohingya adalah "jelas-jelas pembersihan etnik". [bbc/lat]
#suukyi #penghargaan
BERITA TERKAIT
Suu Kyi Bela Vonis terhadap Peliput Rohingya
Kian Banyak Penghargaan untuk Suu Kyi Dicabut
Risiko Kelaparan Ancam 5 Juta Anak di Yaman
Warga Eropa Barat Ingin Busana Muslim Dibatasi
Pesawat Ditembak Jatuh, Rusia Salahkan Israel
Perempuan Rohingya Diikat, Lalu Diperkosa Tentara
(Universitas Princess di Saudi) Mahasiswi Boleh Pergi Tanpa Mahram

ke atas