DUNIA

Kamis, 13 September 2018 | 20:09 WIB

Suu Kyi Bela Vonis terhadap Peliput Rohingya

Suu Kyi Bela Vonis terhadap Peliput Rohingya
Aung San Suu Kyi

INILAHCOM, Hanoi--Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, menegaskan bahwa vonis penjara terhadap dua wartawan kantor berita Reuters telah mengikuti prosedur hukum, walau berbagai kalangan internasional mengecam hukuman tersebut.

Dalam pidato di konferensi ekonomi internasional di Hanoi, Vietnam, Suu Kyi mengatakan Wa Lone dan Kyaw Soe Oo telah melanggar hukum dan vonis terhadap mereka "tidak ada kaitannya sama sekali dengan kebebasan berekspresi".

Dia juga mengimbau semua pihak yang mengritiknya membaca putusan pengadilan.

Kedua wartawan itu, menurutnya, "berhak mengajukan banding atas putusan dan menjelaskan mengapa putusan tersebut salah".

Pernyataan peraih Nobel Perdamaian itu kemudian ditanggapi lembaga Human Rights Watch yang berpendapat semua pemahaman Suu Kyi "salah".

"Dia gagal memahami bahwa makna 'rule of law' sebenarnya adalah menghormati bukti yang diajukan di pengadilan, tindakan yang didasarkan undang-undang yang proporsional dan dijabarkan secara jelas, serta independesi sistem hukum dari pengaruh pemerintah atau pasukan keamanan," kata Wakil Direktur Asia, Phil Robertson.

"Berdasarkan hal-hal ini, persidangan wartawan Reuters gagal uji," imbuhnya. [bbc/lat]

#suukyi #vonis #wartawan
BERITA TERKAIT
AS Segera Punya Bukti Pembunuhan Khashoggi
Tubuh Jurnalis Khashoggi Dihancurkan?
Putra Mahkota Saudi: Khashoggi Berbahaya
Menkeh Turki: Kasus Khashoggi Tidak Bisa Ditutupi
Khashoggi Dicekik Begitu Masuk Konsulat Saudi
Mayat Khashoggi Masih Misteri
Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Okinawa

ke atas