EKONOMI

Jumat, 14 September 2018 | 04:19 WIB

Ketika Jeng Sri tak Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2019

Indra Hendriana
Ketika Jeng Sri tak Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2019
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meragukan asumsi pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5,3%. Peluang melesetnya masih terbuka.

Sebab, lanjut Sri Mulyani, ada downside risk atau risiko negatif yang membuat pertumbuhan ekonomi tahun depan, diperkirakan meleset dari 5,3%. "Pertumbuhan ekonomi bisa meleset di 5,15%," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (12/9/2018).

Melesetnya asumsi pertumbuhan ekonomi itu, kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, dengan syarat, impor tidak terkendali. Ya, karena impor sangat berdampak kepada pertumbuhan investasi dan konsumsi rumah tangga. Di mana, keduanya adalah penggerak utama bagi perekonomian nasional.

"Dinamika impor perlu dikendalikan agar defisit transaksi berjalan cukup aman, karena bisa buat dua indikator terpengaruhi yakni investasi dan konsumsi," ujar Sri Mulyani.

Meski begitu, Sri Mulyani di depan anggota Komisi XI DPR mengaku tetap yakin bahwa pertumbuhan ekonomi 5,3% adalah cukup realistis. Namun kita tetap waspada terjadi kemungkinan down side risk," ujar dia. [ipe]

#MenkeuSMI #Perekonomian #Impor
BERITA TERKAIT
Indef: 2020 RI Sulit Naik Kelas ke Menengah-Atas
DPR akan Selamatkan BPJS Kesehatan
Ini Alasan Utang Negara Terus Bertambah?
Kerja Keras Jokowi Tekan Impor Mulai Terlihat
Polemik Impor Beras Buwas Vs Enggar, Siapa Benar?
(Sidang IMF dan Bank Dunia) Proyek Underpass Ngurah Rai Siap Beroperasi
Tim Ekonomi Kewalahan Hadapi Tekanan Global?

ke atas