DUNIA

Jumat, 14 September 2018 | 08:21 WIB

Badai Florence Mulai Terpa North Carolina

Badai Florence Mulai Terpa North Carolina
Gelombang menghempas Avalon Fishing Pier di Kill Devil Hills, North Carolina, AS. (Foto: VoaNews)

INILAHCOM, Washington DC--Tepian Badai Florence mulai menerpa pesisir North Carolina sewaktu badai itu semakin mendekati bagian timur Amerika Serikat.

Badai ini diperkirakan akan bertahan di kawasan tersebut, menumpahkan hujan dengan curah beberapa centimeter di beberapa daerah yang terimbas dan menyebabkan kerusakan yang luas.

Meskipun badai telah melemah menjadi Kategori Dua dengan angin berkecepatan 175 kilometer per jam, para pakar cuaca memperingatkan bahwa kekuatannya diperkirakan masih dapat menyebabkan banjir akibat gelombang pasang yang mengancam jiwa, banjir bandang serta peluapan air sungai yang cukup signifikan.

"Meskipun kecepatan angin melemah dan intensitas badai ini turun menjadi kategori 2, mohon jangan lengah," kata Brock Long, Kepala Badan Manajemen Bencana Federal kepada wartawan hari Kamis (13/9/2018) di Washington.

Sekarang ini Florence bergerak ke arah Barat Laut dengan kecepatan 20 kilometer per jam. Para peramal cuaca menyatakan pergerakan Florence yang lambat akan menimbulkan guyuran hujan lebat di negara bagian South dan North Carolina. Menurut prakiraan, badai ini bergerak lambat di pesisir kawasan tersebut sepanjang Jumat hingga Sabtu pekan ini.

Pada laporan terbaru, badai tersebut berada sekitar 275 kilometer sebelah timur-tenggara Wilmington, North Carolina, dan sekitar 355 kilometer sebelah timur Myrtle Beach, South Carolina. Penduduk di kedua negara bagian tersebut hanya punya waktu pada Kamis siang ini (13/9) untuk menuntaskan persiapan akhir untuk mengungsi demi menghindari badai. [voa/lat]

#Badai #Florence
BERITA TERKAIT
Saudi Tolak Ekstradisi Para Pembunuh Khashoggi
Demo Sebabkan Ekonomi Prancis Ambruk
Lagi, Staf Penting Donald Trump Mundur
Emir Qatar Tidak Hadiri KTT Teluk di Arab Saudi
Prancis: AS Tidak Usah Campuri Politik Prancis
Polisi Masih Buru Pelaku Insiden di Lantai Disko
ISIS Masih Mencoba Bertahan di Irak

ke atas