PASAR MODAL

Jumat, 14 September 2018 | 07:33 WIB

Bursa Saham Asia di Jalur Positif

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham Asia di Jalur Positif
(Foto: ilustrasi)
INILAHCOM, Tokyo - Pasar Asia bisa bergerak positif untuk hari perdagangan akhir pekan ini, setelah kenaikan di Wall Street semalam tetapi ketegangan perdagangan terus berlama-lama.

Futures Nikkei di Chicago berada di 22.825. Sementara rekan mereka di Osaka berada di 22.810. Nikkei 225 ditutup terakhir pada 22.821,32. Sementara itu di Australia, futures SPI berada di 6.158, dengan ASX 200 penutupan terakhir di 6.128,7, seperti mengutip cnbc.com.

Di Wall Street semalam, Dow Jones Industrial Average naik 147,04 poin menjadi 26.145,99 - kemenangan beruntun tiga hari untuk indeks. S & P 500 berakhir lebih tinggi sebesar 0,5 persen menjadi 2.904,18 sementara Nasdaq Composite naik 0,8 persen menjadi 8.013,71.

Keuntungan, bagaimanapun, dirusak oleh kekhawatiran yang bertahan di sekitar perdagangan menyusul tweet dari Presiden AS Donald Trump.

Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa Washington "tidak memiliki tekanan untuk membuat kesepakatan dengan China, mereka berada di bawah tekanan untuk membuat kesepakatan dengan kami." Dia menambahkan bahwa AS "akan segera mengambil Miliaran dalam Tarif & membuat produk di rumah."

Tanggapan Trump datang setelah laporan pada hari Rabu mengatakan AS berusaha untuk memulai kembali perundingan perdagangan dengan China karena dua kekuatan ekonomi tetap terkunci dalam konflik tanpa resolusi yang terlihat.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang, berada di 94,518 pada pukul 06:56 siang HK / SIN, turun dari rendahnya dari sesi sebelumnya.

Yen Jepang diperdagangkan melemah terhadap dolar pada 112,01 yen, sementara dolar Australia sebagian besar tertahan pada $ 0,7191, pada 6:59 pagi HK / SIN.

Di pasar minyak semalam, harga mengalami penurunan persentase hari terbesar dalam hampir sebulan. Patokan global minyak mentah Brent berjangka jatuh 2 persen untuk menetap di US$78,18 per barel sementara minyak mentah berjangka AS turun 2,5% menjadi menetap di US$68,59 per barel.
#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Menakar Peruntungan IHSG di Tahun Politik
IHSG Berakhir Untung 61,8 Poin di 5.873
Rehat Siang, Cuan IHSG 57,72 Poin di 5.869
Buka Sesi I, IHSG Positif 24 Poin di 5.835
Harga Emas Jatuh Cemaskan Perang Tarif
Harga Minyak Mentah Naik 1% Lebih
Hasil Treasury AS Naik Meski Terjadi Perang Tarif

ke atas