DUNIA

Sabtu, 15 September 2018 | 05:23 WIB

Thailand Longgarkan Larangan Aktivitas Politik

Thailand Longgarkan Larangan Aktivitas Politik
PM Thailand Prayut Chan-o-cha (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Bangkok--Thailand telah mengambil satu langkah lagi menuju penyelenggaraan pemilu tahun depan dengan melonggarkan sejumlah pembatasan terhadap aktivitas politik, agar partai-partai dapat melakukan kegiatan dasarnya, tetapi mereka masih dilarang berkampanye.

Suatu perintah khusus yang dikeluarkan PM Prayut Chan-o-cha, yang disahkan sebagai undang-undang, Jumat (14/9/2018) menyusul Lembaran Resmi Kerajaan, mengizinkan partai-partai politik menggalang dana untuk beroperasi dan, dengan izin junta yang berkuasa, merekrut anggota partai serta memilih pemimpin baru.

Perintah ini dikeluarkan dua hari setelah diberlakukannya undang-undang mengenai pemilihan anggota parlemen dan senator yang mengamanatkan bahwa pemilu akan diselenggarakan antara Februari dan Mei tahun depan.

Militer praktis melarang semua aktivitas resmi partai politik setelah mengambil alih kekuasaan dari pemerintah terpilih dalam suatu kudeta pada Mei 2014. [voa/lat]
#thailand #politik
BERITA TERKAIT
Komisi Eropa Ambisi Bangun Pasukan Perbatasan
Kim Jong-un Ingin KTT ke-2 dengan Trump
25 Dakwaan Tambahan untuk Najib
Situs Niaga di Singapura Jual PRT Indonesia
Alibaba Batalkan Buka 1 Juta Pekerjaan di AS
(Hanya dengan Kata Talak) India Larang Pria Muslim Ceraikan Istri
Korea Utara Sepakat Tutup Lokasi Uji Coba Nuklir

ke atas