GAYA HIDUP

Jumat, 21 September 2018 | 21:51 WIB

Tak Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Perawatan Kulit

Aris Danu
Tak Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Perawatan Kulit
(Foto: Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta-Melakukan treatment atau perawatan di klinik estetika umumnya di lakukan kaum hawa. Namun anggapan ini mulai bergeser karena sekarang kaum pria pun sudah banyak yang menyadari pentingnya perawatan untuk menunjang penampilan.

Menurut Noviana Supit, Managing Director Erha Clinic pada 1999 klinik estetika rata-rata didominasi kaum wanita. Namun 5-6 tahun terakhir ini, persentase pelanggan pria mulai bertambah.

"Kira-kira 5-6 tahun terakhir 20 persen pelanggan Erha Clinic adalah laki-laki. Kami sendiri kaget. Dulu semua pelanggan perempuan, sekarang mulai banyak laki-laki yang menyadari kesehatan kulit. Kalau dilihat porsinya 80 persen perempuan, dan sisanya 20 persen laki-laki," kata Novi dalam keterangannya, Jumat (21/9/2018).

Lebih lanjut Novi mengatakan, pelanggan laki-laki yang datang ke Erha Clinic kebanyakan memiliki masalah kulit yang bervariasi. Berdasarkan usia, remaja laki-laki biasanya datang dengan keluhan jerawat, sementara pada lelaki matang berusia 40 tahunan datang dengan masalah pada rambut.

Tak hanya datang untuk mengatasi masalah kulit terkait gaya hidup, para pria juga mulai peduli pada penanganan infeksi jamur, virus seperti cacar air ataupun herpes, infeksi bakteri, gigitan serangga, eksim, alergi, gangguan pigmentasi sampai ke permasalahan pada rambut.

"Semakin menjamurnya klinik estetika dari sisi kompetitor, Erha ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Erha bukan hanya klinik kecantikan tapi juga bisa memberi penanganan untuk masalah kulit umum. Kami total solution untuk masalah kulit," papar Novi.

CEO Derma Global Ventura (holding company Erha Clinic Indonesia) Alfons Sindupranata mengatakan, banyaknya kaum pria yang mulai melakukan perawatan kulit membuat rata-rata pertumbuhan industri klinik estetika naik lebih dari 15 persen. Menurut Alfons, angka ini tergolong tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang masih di bawah 10 persen.

"Jumlah penduduk Indonesia cukup besar, dan semakin banyak masyarakat yang peduli untuk merawat kulit. Hal tersebut membuat industri perawatan kulit, termasuk klinik perawatan kulit semakin tumbuh," demikian Alfons. [adc]

#PerawatanKulitPria #KlinikEstetika
BERITA TERKAIT
Pengolahan Limbah Apartemen Menciptakan Kesehatan
Cegah Penyakit, Kurangi Minuman Tinggi Gula
Lima Pilar STBM Penting untuk Daerah Bencana
Bali Siap Sambut Kedatangan Maskapai Rusia
Pemerintah Terus Upayakan Sanitasi Daerah Bencana
Sejumlah Daerah Raih Penghargaan Sanitasi Terbaik
Arief Yahya Jadi Bintang di ITB Asia News 2018

ke atas