GAYA HIDUP

Sabtu, 22 September 2018 | 19:50 WIB

"Bantu Belajar IPA 3" Mudahkan Anak Belajar

Aris Danu
"Bantu Belajar IPA 3" Mudahkan Anak Belajar
(Foto: Inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta-Perkembangan teknologi turut mengubah pola pendidikan yang kini dapat dinikmati secara digital. Salah satunya adalah aplikasi Bantu Belajar IPA 3 yang dikemas layaknya game online.

Aplikasi ini diluncurkan oleh Matata Corporation yang dirancang untuk membantu anak-anak sekolah memahami subjek yang mereka pelajari melalui permainan dan kegiatan yang menyenangkan.

"Dengan Bantu Belajar, kami menunjukkan bagaimana misalnya fisika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Akan jauh lebih menyenangkan belajar lewat permainan daripada sekadar membaca buku anak," kata Chairman Matata, Enrico Pitona saat peluncuran aplikasi Bantu Belajar IPA 3 di Jakarta, baru-baru ini.

Aplikasi permainan ini dirancang mengikuti Kurikulum Nasional Indonesia dan mengacu pada buku-buku pelajaran yang digunakan di sekolah nasional sebagai panduan. Sebagai contoh, bab pertama membahas karakteristik makhluk hidup seperti kebutuhan mereka akan udara dan makanan.

Karakteristik itu kemudian disimpulkan sendiri oleh siswa lewat salah satu game yang misinya adalah membantu seekor ayam untuk berenang sambil mengumpulkan makanan untuk energi dan bertumbuh besar. Pendekatan yang sama digunakan juga untuk bab-bab selanjutnya, yang mempelajari lingkungan, keadaan alam, energi dan sebagainya.

"Aplikasi ini telah diujicoba di beberapa sekolah. Ternyata anak-anak bertahan lebih lama dalam belajar dan menghasilkan tingkat pemahaman yang lebih tinggi," ujarnya.

Bahkan, lanjut Enrico, anak-anak yang telah mencoba aplikasi lebih mudah memahami inti dari pelajaran.

"Bahkan anak-anak berhasil menguasai inti dari suatu subjek yang dilakukan secara konvensional butuh waktu dua minggu untuk belajar. Namun dengan game ini hanya dalam 2 jam bisa menyerap inti pelajaran," paparnya.

CEO Matata Coproration Irna Rasad, menambahkan, aplikasi ini tidak hanya untuk siswa atau anak-anak namun juga bagi guru.

"Karena guru bertugas sebagai fasilitator yang menjelaskan maksud dari permainan tersebut. Jadi jangan khawatir anak terus berhadapan dengan gudget, anak tetap diawasi dan dibatasi waktu bermainnya oleh guru sekaligus dia memberi penjelasan," demikian Irna. [adc]

#AplikasiBantuBelajarIPA3 #BelajarAnak
BERITA TERKAIT
Sales Mission Belitung di Singapura
Intip Gaya Belajar Auditori pada Anak
Kelebihan Gaya Belajar Visual
Tips Cerdas Belanja Saat Harbolnas
Ini Dia Destinasi Digital Milik GenPI Enrekang
Cara Mudah dan Cepat untuk Tampil Cantik
Ikan Arsik Goda Sales Mission #AyoKeToba

ke atas