OLAHRAGA

Senin, 24 September 2018 | 14:47 WIB

Rossi Sindir Petinggi Yamaha Soal Catatan Buruk

Arif Budiwinarto
Rossi Sindir Petinggi Yamaha Soal Catatan Buruk
(Foto: crash)

INILAHCOM, Jakarta - Duo pebalap tim Yamaha gagal menjadi juara di GP Aragon 2018. Hasil minor Yamaha di musim balap 2018 membuat Valentino Rossi kecewa, ia menyindir petinggi pabrikan asal Jepang tersebut.

Dalam balapan MotoGP Aragon, Minggu (23/9/2018) malam kemarin, Rossi menyudahi balapan di urutan delapan sedangkan rekan setimnya Maverick Vinales berada di posisi 10.

Hasil tersebut memperpanjang buruk Yamaha yang tak pernah menang dalam 23 seri balap sejak terakhir kali menang di Sirkuit Assen tahun lalu. Jumlah tersebut melewati catatan buruk di musim 1997-98, saat itu Yamaha seret kemenangan dari 22 balapan.

Hasil buruk tersebut memaksa Rossi angkat bicara. Ia berharap petinggi Yamaha segera membuat rencana strategis mengakhiri puasa kemenangan Tim Garpu Tala.

"Saya harap ini menjadi hal penting untuk Yamah berbuat sesuatu. Jadi, mungkin beberapa sosok penting akan melihat jumlahnya dan bertanya, mengapa?" kata Rossi.

Lebih lanjut, Rossi meminta Yamaha melakukan pembenahan menyeluruh seperti ia pertama kali bergabung.

"Saat saya datang dulu sekali pada 2004, Yamaha jauh lebih buruk dari sekarang. Tapi dalam setahun mereka bereaksi keras."

"Mereka membuat organisasi yang berbeda, mengeluarkan uang lebih banyak, lebih banyak orang dan hanya setahun mereka bisa membuat M1 2005 yang menurut saya adalah yang terbaik. Jadi, mereka harus melakukan hal yang sama," pungkas rider asal Italia.

Sumber: crash

#motogp #rossi
BERITA TERKAIT
(Indonesia Masters 2019) Gregoria Susah Payah Melaju ke Babak Kedua
(Indonesia Masters) Marcus/Kevin Masih Butuh Penyesuaian Lapangan
(Indonesia Masters 2019) Lolos ke Babak Dua Ginting Belum Mau Bahas Juara
(Indonesia Masters) Ini Kata Fajar soal Makan Bakso Bareng Ratchanok
(Indonesia Masters) Main di Istora, Jonatan Tetap Merasa Gugup
(Indonesia Masters 2019) Ni Ketut/Rizki Terhenti, Dhea/Dinda ke Babak Kedua
Keluar Pelatnas, Ahsan/Hendra Target ke Olimpiade

ke atas