MOZAIK

Minggu, 07 Oktober 2018 | 01:11 WIB

Mengingat Kebaikan Orang

KH Abdullah Gymnastiar
Mengingat Kebaikan Orang
(Foto: Istimewa)

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt, Dzat Yang Maha Menciptakan segala yang ada di alam semesta ini dan mencukupi kebutuhannya secara sempurna. Hanya kepada Allah kita meminta dan memohon perlindungan. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Rasulullah Saw bersabda,Barangsiapa tidak berterimakasih kepada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Allah.(HR. Tirmidzi)

Saudaraku, ada dua hal yang penting untuk kita ingat.Pertama,kebaikan orang lain kepada kita. Dan kedua, keburukan kita kepada orang lain. Namun ada dua hal juga yang perlu kita lupakan.Pertama,kebaikan kita kepada orang lain. Dankedua,keburukan orang lain kepada kita.

Mengapa demikian? Karena yang membahayakan diri kita bukanlah perbuatan orang lain. Demikian juga yang menjadi kebaikan terhadap diri kita bukanlah perbuatan orang lain. Yang menyebabkan datangnya keburukan dan kebaikan terhadap diri kita adalah perbuatan diri kita sendiri.

Jikalau kita senantiasa mengingat keburukan kita terhadap orang lain, maka sikap yang akan lahir adalah kita senantiasa mawas diri untuk menjaga lisan dan sikap kita dari perbuatan buruk terhadap orang lain. Jikapun kita terlanjur bersikap demikian, maka kita akan segera bertaubat dan meminta maaf kepada orang yang bersangkutan.

Dan ketika kita mengingati kebaikan orang lain terhadap diri kita, maka akan membuat kita senantiasa bersyukur kepada Allah Swt dan berterimakasih kepada orang bersangkutan. Kita pun akan termotivasi untuk berbuat baik kepada orang tersebut meski ia tidak memintanya.

Sesungguhnya berterimakasih dan membalas kebaikan orang lain adalah salah satu bentuk syukur kita kepada Allah Swt. Sebagaimana wasiat Rasulullah Saw dalam haditsnya,Barangsiapa yang telah berbuat kebaikan kepada kalian, hendaklah kalian membalasnya. Jika kalian tidak mampu membalasnya, maka berdoalah untuknya, hingga kalian tahu bahwa kalian telah bersyukur. Allah adalah Dzat Yang Maha Tahu Berterimakasih dan sangat cinta kepada orang-orang yang bersyukur.(HR. Thobroni)

Sahabatku, tidaklah Rasulullah Saw mewasiatkan kepada kita untuk berterimakasih dan membalas kebaikan orang lain terhadap kita, kecuali pasti terdapat kebaikan di dalamnya. Berterimakasih dan membalas kebaikan orang lain adalah bentuk syukur kepada Allah Swt, dan bersikap sebaliknya adalah tabiat orang yang kufur terhadap nikmat-Nya.

Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu ingat kebaikan orang lain kepada kita dan membalasnya dengan ucapan terima kasih serta perbuatan baik. Dan, semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bersyukur kepada-Nya. Aamiin yaa Robbal aalamiin. [smstauhiid]

#InilahKehidupan #AaGym
BERITA TERKAIT
Berani Melihat Dosa Sendiri
Salah Menyikapi Musibah
Giat Berdzikir
Jadilah Orang Baik yang Sejati
Karunia Allah Tak Terbatas
Bersyukur di Dini Hari
Gelisah Karena Allah

ke atas