EKONOMI

Kamis, 04 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Pengusaha Sawit Bikin Posko Korban Gempa Palu

Pengusaha Sawit Bikin Posko Korban Gempa Palu
Evakuasi korban bencana Palu (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah pebisnis sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mendirikan posko bantuan untuk membantu korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Dony Yoga Perdana, Ketua GAPKI Cabang Sulawesi menjelaskan, posko sudah berdiri Sabtu (29/9/2018), atau sehari setelah gempa dan tsunami terjadi di Palu. Sejak kejadian (gempa) kita sudah buka pak. Hari sabtu sudah ada poskonya, ujar Dony, dalam sambungan telepon, Rabu (3/10/2018).

Posko berlokasi di Jalan Garuda 34 Palu, Sulawesi Tengah. Menurut Dony, bantuan sudah mulai disalurkan kepada rekan pengurus GAPKI yang terkena dampak Gempa dan Tsunami Palu.

Sementara itu, kata Dony, bantuan untuk masyarakat direncanakan disalurkan pada Rabu ini. Hari ini insyaAllah, bantuan disalurkan ke daerah Jalan M Yamin dan Petobo. Memang, kami menunggu hasil survey keamanan dan akses jalan di lapangan, ujarnya.

Pengurus GAPKI berencana memberikan bantuan berupa terpal, beras, mie instan, air mineral, roti dan pakaian. Alhamdulilah, sudah ada bantuan dari rekan-rekan perusahaan perkebunan sawit di sekitar Palu. Adapula bantuan yang direncanakan berasal dari rekan pengurus GAPKI Pusat, jelasnya.

Dukungan GAPKI ini untuk membantu pemerintah dalam penanganan korban gempa di Palu. Tercatat, saat ini sudah ada 18 negara yang sudah menawarkan untuk memberikan bantuan. 18 negara itu yakni Amerika Serikat, Prancis, Ceko, Swiss, Norwegia, Hungaria, Turki, Uni Eropa, Australia, Korea Selatan, Arab Saudi, Qatar, New Zealand, Singapura, Thailand, Jepang, India, dan China. [tar]

#GAPKI #GempaDonggala
BERITA TERKAIT
Kader Dahlan Iskan Raih Penghargaan Kehumasan 2019
Sawah Terdampak Banjir di Tuban Tercover Asuransi
Jonan Ingin Rombak RUPTL PLN, Ini Alasannya
HKTI OSO Ingin Setop Impor Pangan, Pro Petani?
Ekonomi Dunia Lesu, Luhut Yakin Pariwisata Oke
Habis Paket Wisata Murah, Badung Gandeng China
Kementan Lepas Ekspor 37.000 Ton Migor ke China

ke atas