PASAR MODAL

Minggu, 07 Oktober 2018 | 05:03 WIB
Highlight

Inilah Strategi AS Kendalikan Tarif ke China

Wahid Ma'ruf
Inilah Strategi AS Kendalikan Tarif ke China
(Foto: Istimewa)
1 2


INILAHCOM, Washington - Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross mengisyaratkan Washington mungkin melenturkan ototnya dengan mitra dagang tambahan untuk menekan China untuk membuka pasarnya.

Misalnya AS baru saja membuat "pil racun" dalam perjanjian yang baru selesai dengan Kanada dan Meksiko dapat direplikasi.

Ross mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa ketentuan itu "langkah lain untuk mencoba menutup celah" dalam kesepakatan perdagangan yang telah berfungsi untuk "melegitimasi" perdagangan China, properti intelektual dan praktik subsidi industri.

Amerika Serikat sekarang berada di tahap awal perundingan dengan Jepang dan Uni Eropa untuk menurunkan hambatan tarif dan regulasi dan mencoba mengurangi defisit perdagangan AS dalam mobil dan barang lainnya.

Jika UE dan Jepang menandatangani ketentuan serupa dengan yang ada dalam Perjanjian Baru AS-Meksiko-Kanada (USMCA), itu akan menandakan bahwa mereka sepenuhnya sejalan dengan Washington dalam upaya meningkatkan tekanan terhadap China, ekonomi nomor dua di dunia. , untuk perubahan kebijakan ekonomi utama.

Ketentuan di USMCA, yang diharapkan untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara, secara efektif memberi Washington hak veto atas Kanada dan mitra perdagangan bebas Meksiko lainnya untuk memastikan bahwa mereka diatur oleh prinsip-prinsip pasar dan tidak memiliki dominasi negara yang merupakan inti dari Perang tarif Presiden Donald Trump terhadap China.

Menurut ketentuan, jika salah satu dari tiga negara di USMCA memasuki kesepakatan perdagangan dengan "negara non-pasar," dua lainnya bebas untuk berhenti dalam enam bulan dan membentuk kesepakatan perdagangan bilateral mereka sendiri. "Itu logis, ini semacam pil racun," kata Ross, seperti mengutip cnbc.com.

Ross, bertanya apakah ketentuan akan diulang dalam transaksi perdagangan di masa depan, mengatakan: "Kita akan lihat. Ini tentu membantu bahwa kita mendapatkannya dengan Meksiko dan Kanada, terlepas dari apakah kita mendapatkannya dengan orang lain."

Dia menambahkan bahwa dengan preseden yang sekarang ditetapkan, akan lebih mudah untuk ketentuan yang akan ditambahkan ke transaksi perdagangan lainnya. "Orang-orang dapat memahami bahwa ini adalah salah satu prasyarat Anda untuk membuat kesepakatan," katanya.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Buka Sesi I, IHSG di Angka Merah 2 Poin di 5.839
Duo OPEC Ini Bisa Picu Harga Minyak ke US$100/BPH
Saham Asia Jatuh Tanpa Dukungan Wall Street
Inilah Saham-saham Pilihan Selasa (23/10/2018)
Harga Emas Tertekan Reli Dolar AS
Minyak Mentah AS Naik Respon Janji Saudi
Wall Street Turun Jelang Data Kuartalan

ke atas