NASIONAL

Senin, 08 Oktober 2018 | 03:00 WIB

Demokrat Kritisi Anggaran Pertemuan IMF-WB di Bali

Fadhly Zikry
Demokrat Kritisi Anggaran Pertemuan IMF-WB di Bali
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Demokrat mengkritisi anggaran pertemuan IMF dan World Bank (WB) di Bali. Dalam kegiatan tersebut pemerintah menganggarkan Rp 855.5 miliar.

Salah satu kritik datang dari Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief. Dia mengatakan dana yang digelontorkan pemerintah seharusnya tidak hampir mencapai Rp1 triliun tersebut.

Menurut dia, pemerintah seharusnya fokus menggunakan anggaran negara untuk daerah yang terkena musibah gempa seperti Lombok, Palu, Sigi dan Donggala.

Senada dengan Arief, Kadiv Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean juga menlontarkan kritik.

"Untuk souvenir saja Rp 90 M lebih? Hiburan 57 M? Mewah sekali anda tuan. Mestinya lakukan pertemuan IMF WORLD BANK itu dengan sederhana, bukan bermewah mewah karena rakyat kita di Lombok menjerit bantuan, rakyat di Palu dan Donggala jg menjerit. Jd jgn geser isunya tuan..!," cuit Ferdinand.

Pemerintah menyatakan, bahwa usulan Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan IMF-World Bank Annual Meetings 2018 diusulkan pada era Presiden SBY, yaitu September 2014. Namun Menteri Keuangan era SBY Chatib Basri mengatakan, pemerintah SBY hanya sebatas mengusulkan. Namun penyusunan anggaran sebesar Rp855.5 miliar dilakukan setelah SBY tidak lagi menjabat Presiden.

Untuk diketahui, IMF-World Bank Annual Meetings 2018 mulai digelar hari ini 8 Oktober hingga 14 Oktober mendatang. Ajang ini dijadwalkan akan diikuti oleh 189 negara dengan delegasi diperkirakan mencapai 32.000 orang. [fad]

#IMF #Bali
BERITA TERKAIT
Kantor BMKG dan Sekolah Nyaris Hancur di Jembrana
Buronan Perampok di Bali Tabrak Mobil Polisi
Kemarau Panjang, Warga Ponorogo Dilanda Krisis Air
Mesum di Masjid, Muda Mudi Ini Diamankan Warga
Suhu Dingin, Pemkab Garut Bagikan 3.000 Selimut
Eks Bupati Gianyar Raih Penghargaan Kemendagri
Hakim Main HP Saat Sidang, KY Ambil Sikap

kembali ke atas