PASAR MODAL

Senin, 08 Oktober 2018 | 05:17 WIB
Highlight

IHSG Masih Tergantung Rupiah

Wahid Ma'ruf
IHSG Masih Tergantung Rupiah
(Foto: Inilahcom)
1 2


INILAHCOM, Jakarta - Dengan penurunan tajam dan tertekan selama 5 hari berturut-turut, ada kemungkinan IHSG akan bergerak lebih tenang dalam pola konsolidasi pada pekan ini.

Menurut praktisi pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, IHSG akan bergerak di kisaran area trading 5.621-5.850 pada pekan ini. Ada potensi IHSG akan mengalami teknikal rebound terbatas setelah turun tajam sebelumnya.

"Diselenggarakannya Rapat IMF dan Bank Dunia di Bali pekan ini diharapkan bisa menjadi sentimen positif bagi para investor untuk masuk ke Indonesia. Potensi rebound akan semakin terbuka jika rupiah dapat bergerak lebih stabil setelah mengalami koreksi yang cukup tajam pada pekan lalu," katanya, Minggu (8/10/2018).

Namun untuk awal pekan ini, IHSG berpotensi masih akan di buka dengan pelemahan di awal perdagangan. Koreksi yang dialami bursa saham AS di akhir pekan lalu dan rilis data cadangan devisa Indonesia bulan September yang turun sebesar US$3,1 miliar, menjadi US$114,8 miliar dari posisi akhir Agustus 2018 di USD 117,9 miliar, akan mempengaruhi laju pergerakan IHSG di awal pembukaan perdagangan pekan ini. "IHSG diperkirakan akan bergerak di rentang support psikologis di level 5.700 dan resistance di level 5.780 pada perdagangan Senin besok (hari Ini)."

Untuk pekan ini, tidak ada banyak data dan kejadian ekonomi domestik penting selain Rapat IMF dan Bank Dunia yang akan digelar di Bali. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini.Selasa 9 Oktober 2018, Rilis data keyakinan bisnis Australia.

Rabu 10 Oktober 2018, Rilis indeks keyakinan konsumen Australia, Rilis data neraca perdagangan, manufaktur dan GDP Inggris, Rilis data harga produsen AS. Kamis 11 Oktober 2018, Meeting kebijakan moneter ECB, Rilis data inflasi AS. Jumat 12 Oktober 2018, Rilis data perdagangan dan cadangan devisa China, Meeting Tahunan IMF dan Bank Dunia.
#BursaSaham #Dolar #IHSG #Rupiah
BERITA TERKAIT
Buka Sesi I, IHSG di Angka Merah 2 Poin di 5.839
Duo OPEC Ini Bisa Picu Harga Minyak ke US$100/BPH
Saham Asia Jatuh Tanpa Dukungan Wall Street
Inilah Saham-saham Pilihan Selasa (23/10/2018)
Harga Emas Tertekan Reli Dolar AS
Minyak Mentah AS Naik Respon Janji Saudi
Wall Street Turun Jelang Data Kuartalan

ke atas