GAYA HIDUP

Senin, 08 Oktober 2018 | 21:10 WIB

Bersiap, CRAFINA Kembali Digelar

Mia Umi Kartikawati
Bersiap, CRAFINA Kembali Digelar
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tahun ini CRAFINA mengangkat tema From Natural Resources to Creative Product for Lifestyle.

Pameran yang mengangkat keragaman budaya Indonesia ini akan menampilkan berbagai produk kerajinan terbaik dari anak negeri. Produk fashion unggulan yang akan hadir meliputi Batik, Tenun, Songket, serta produk kerajinan tangan lainnya seperti aksesoris, perhiasan, perlengkapan dekorasi ruangan dan lainnya.

Pameran CRAFINA kini kembali diselenggarakan untuk ke-11 kalinya. Pameran CRAFINA memamerkan produk kerajinan unggulan berbasis bahan baku yang cukup tersedia dan dihasilkan oleh para produsen dan perajin dari seluruh Indonesia.

Pameran yang diinisiasi oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bersama Mediatama Binakreasi ini akan memanjakan para stakeholder industri kerajinan Indonesia dengan showcase produk-produk unggulan sebagai trendsetter Kerajinan Nusantara, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (08/10/2018).

Industri ini cukup menarik minat banyak pelaku ekonomi untuk mulai menjajaki prospeknya. Indonesia, sebagai negara yang memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia berkecukupan dan dengan pasar yang cukup menjanjikan baik di dalam maupun di luar negeri, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku kreatif untuk terus mengembangkan kreatifitas dan inovasi produknya.

Tentunya dengan dukungan pemerintah daerah dibantu dengan pemerintah pusat, melalui program dan kebijakan-kebijakan ekonomi kreatifnya, terus berupaya
mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mencintai dan menggunakan Produk Indonesia, khususnya produk kerajinan.(tka)

#crafina #creatif #lifestyle #budaya #indonesia
BERITA TERKAIT
Muncul Motif Batik Khas Bogor
Kuliner jadi Daya Tarik Wisatawan Indonesia
Intip Budaya Lawang Sakepeng dan Sepak Sawut
Kemenpar Dorong SDM Pariwisata Indonesia
Obat herbal di Indonesia Masih Tertinggal
(Orang Indonesia Makan Lebih Banyak) Kurang Olahraga dan Berat Badan Bertambah
Ada 66 Persen Orang Indonesia Makan Tidak Sehat

kembali ke atas