EKONOMI

Rabu, 10 Oktober 2018 | 02:19 WIB
(Pertemuan IMF-World Bank)

Oleh-oleh dari Bali Investasi US$13,6 Miliar

Oleh-oleh dari Bali Investasi US$13,6 Miliar
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Nusa Dua - Deputi Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia (BI), Agustina Dharmayanti mengklaim 21 proyek senilai US$13,6 miliar bakal ditandatangani acara IMF-WBG 2018.

Dalam temu media di Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10/2018), Agustina mengatakan, penandatanganan kesepakatan investasi untuk proyek-proyek tersebut dijadwalkan dilakukan pada Kamis (11/10.2018).

Beberapa investor yang terlibat antara lain Air France-KLM (Prancis) yang bekerja sama dengan PT GMF AeroAsia Tbk, untuk pengembangan teknologi pemeliharaan mesin pesawat.

Adapula investasi pengembangan kawasan wisata di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilakukan dengan melibatkan Indonesia Tourism Development Corporation (Persero) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Perusahaan asal Kanada, Waterbury Farrel bekerja sama dengan PT Pindad, bakal membangun pabrik amunisi di Malang, Jawa Timur. PT ANTAM Tbk menjalin kesepakatan dengan Ocean Energy untuk proyek nikel di Halmahera Timur.

"Nanti secara lengkap akan disampaikan. Ada juga dari Aluminum Corporation of China Limited (Chalco) untuk proyek kilang smelter grade alumina. Juga ada Inalum dengan MIT Energy Initiative," kata Agustina.

Selanjutnya, beberapa perusahaan yang juga terlibat dalam proyek-proyek yang akan ditandatangi antara lain AMW GmbH, PT INKA, PT Pertamina, PLN, PT Kereta Api Indonesia, Jasa Marga, PT SMI, dan Maybank.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menjelaskan realisasi investasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur di berbagai sektor akan menunjukkan kepada lingkungan global bahwa Indonesia terus tumbuh dan melakukan perbaikan.

"Bagi Indonesia, dari sisi permasalahan defisit transaksi berjalan yang selalu menjadi isu, harapannya dengan infrastruktur yang lebih baik maka kegiatan ekspor akan terbantu," ujar dia.[tar]

#IMF #WorldBank #BankIndonesia #Investasi
BERITA TERKAIT
Jaga Investasi, KBN Wajib Patuhi Kontrak Awal
Tahun Ini, Investasi Kulon Progo 'Nendang' Tinggi
(Oleh-oleh Kamil dari Inggris) Tahun Depan, Jabar Sulap Sampah Jadi Biodiesel
Bi Bakal Turunkan Suku Bunga Lagi, Ini Syaratnya..
Enam Hari di Eropa, Kamil Jajaki Investasi Sampah
DPR: KBN Jangan Rusak Asa Jokowi Genjot Investasi
UBSI, BI & Kompasiana Dorong Milenial UMKM Digital

kembali ke atas