NASIONAL

Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:00 WIB

Capres-Cawapres Dilarang ke Kampus Kecuali Jokowi

Ahmad Farhan Faris
Capres-Cawapres Dilarang ke Kampus Kecuali Jokowi
Presiden Joko Widodo (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir mengatakan hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang boleh ke kampus-kampus menyampaikan orasi ilmiah. Sehingga, calon presiden dan calon wakil presiden lainnya tidak diperbolehkan.

"Pak Jokowi sebagai presiden, dia kemana pun dia mesti harus lakukan. Presiden tidak bisa berhenti dalam satu hari. Nanti presiden berhenti satu hari masalah negara ini," kata Nasir di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (10/10/2018).

Menurut dia, kampus tidak boleh dijadikan tempat untuk berkampanye politik. Maka, apabila ditemukan ada salah satu calon presiden atau calon wakil presiden yang berkampanye di kampus langsung dipanggil rektornya.

"Tidak boleh kampus untuk dilakukan politisasi. Mana sekarang calon yang ke kampus. Saya larang. Panggil rektornya. Enggak boleh," ujarnya.

Ia mengatakan kalau sosialisasi pemilu itu tidak harus calon yang melakukan, tapi bisa dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melakukan sosialisasi. Namun, semuanya yang didatangkan jangan sendiri.

"Sosialisasi Pemilu tidak harus calon-calon itu. Ya KPU. Kalau datangkan, ya semua didatangkan jangan sendiri. Supaya nanti imbang beritanya," jelas dia.[jat]

#Jokowi
BERITA TERKAIT
Real Count Pagi Ini, Jokowi Unggul Raih 56%
Jokowi Tantang Prabowo Buka-bukaan Data
Prabowo Deklarasi, Jokowi: Ya Gak Papa
Munajat Kemenangan, Prabowo Sampaikan Terima Kasih
TKN: Jokowi-Amin Menang Telak di DIY dan Bali
Data Real Count Hampir 30 Persen, Ini Hasilnya
Jokowi-Amin Unggul di DKI Selaras Lembaga Survei

kembali ke atas