EKONOMI

Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:32 WIB

Arahan Jokowi, Rencana Premium Naik Dibatalkan

Indra Hendriana
Arahan Jokowi, Rencana Premium Naik Dibatalkan
Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan sempat menyebut harga BBM jenis premium naik Rp500 menjadi Rp7.000/liter pada pukul 18.00 WIB, Rabu (10/10/2018).

Entah kenapa rencana ini batal dijalankan. Masih kata Jonan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kenaikan harga premium tidak jadi dilaksanakan.

Sebelum pukul 18.00 WIB, rencana kenaikan premium dibatalkan. Pembatalan tidak disampaikan Jonan, namun melalui Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi.

Agung mengatakan, penundaan kenaikan harga premium itu juga berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan begitu, kenaikan harga BBM subsidi pada hari ini tidak akan terjadi

"Sesuai arahan Bapak Presiden, rencana kenaikan harga Premium di Jamali (Jawa, Madura dan Bali) menjadi Rp 7 ribu dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900 secepatnya Pukul 18.00 hari ini agar ditunda," kata Agung, di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Penundaan dilakukan, kata Agung, karena keputusan tersebut akan dibahas ulang, sambil menunggu kesiapan PT Pertamina (Persero). "Akan dibahas ulang, sambil menunggu kesiapan Pertamina," kata dia. [ipe]

#PresidenJokowi #Premium #Harga #MenteriJonan
BERITA TERKAIT
Realisasi DMO Batubara Makin Merapat Target
Tahun Politik, Harga BBM Jadi Kado Tahun Baru
Konflik Agraria, Jokowi Diharap Lebih Pro Rakyat
CAD Zaman Jokowi Bolong Besar, Tim Ekonomi Ngeyel
Dukung Kendaraan Listrik, Pertamina Bikin GES
(Jelang Nataru 2019) Pemerintah Jamin Aman Pasokan Setrum di Maluku
Jokowi Ingin Swasembada? Ikuti Saran CIPS

ke atas