EKONOMI

Kamis, 11 Oktober 2018 | 03:09 WIB

Perang Dagang, Eximbank Incar Pembiayaan ke Afrika

M Fadil Djailani
Perang Dagang, Eximbank Incar Pembiayaan ke Afrika
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo, mengatakan, ketegangan perdagangan dan tarif memberikan memberikan konsekuensi terhadap pasar.

Adanya peningkatan signifikan terhadap tarif impor semakin menekan volume dan kinerja ekspor. "Pentingnya Kerja Sama Selatan-Selatan ditandai dengan adanya ketegangan perdagangan dan ketidakstabilan pasar keuangan global," kata Mardiasmo dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Hal ini disampaikan dalam diskusi panel yang bertajuk The Growing Importance of South-South Cooperation Amid Trade Tensions and Global Financial Market Volatility dalam rangkaian acara di Annual Meeting IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali.

"Adanya peningkatan signifikan terhadap tarif impor, semakin menekan volume perdagangan internasional dan kinerja ekspor. Selain itu, tingginya ketergantungan terhadap mata uang dolar, akan membebani pembiayaan eksporti," tambah Mardiasmo.

Ditempat yang sama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank menyampaikan selaras dengan salah satu tujuan dari diselenggarakannya Kerja Sama Selatan-Selatan yaitu untuk membuka peluang serta penetrasi pasar.

Untuk melakukan penetrasi pasar, LPEI dukung pembiayaan ke negara-negara di kawasan Afrika dan ini sejalan dengan Penugasan Khusus yang diberikan Pemerintah melalui KMK No.787/KMK.08/2017," kata Dwi Wahyudi, Direktur Pelaksana I LPEI. [ipe]

#EximBank #Investasi #Afrika
BERITA TERKAIT
Sebentar Lagi, Indonesia Punya Jack Ma Institute
HT: Pertemuan IMF-WB Pintu Masuk Investasi
Finlandia Sepakat Genjot Investasi Pulp dan Kertas
(Pertemuan IMF-World Bank) Oleh-oleh dari Bali Investasi US$13,6 Miliar
Eximbank Ingin Eksportir Manfaatkan Bisnis Online
Investasi di Palu, Saudara Tua tak Surut Janji
Lawan LSM Asing, Industri Sawit Dibiarkan Sendiri

ke atas