PASAR MODAL

Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:31 WIB

Bursa Eropa Berpotensi Negatif

Wahid Ma'ruf
Bursa Eropa Berpotensi Negatif
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, London - Saham Eropa diatur untuk dibuka melemah tajam pada hari Kamis (11/10/2018), karena aksi jual di ekuitas AS menyeret turun pasar global.

FTSE 100 Inggris terlihat membuka 105 poin lebih rendah pada 7.046. Indeks DAX di Jerman turun 250 poin pada 11.484. Indeks CAC Perancis turun 125 poin pada 5.088. Dan indeks FTSE MIB Italia turun 456 poin pada 19.187.

Di seluruh dunia, pasar ekuitas telah jatuh di belakang meningkatnya kekhawatiran seputar pertumbuhan ekonomi global dan naiknya suku bunga. Dana Moneter Internasional memperingatkan awal pekan ini bahwa tekanan perdagangan yang mendidih, seperti antara AS dan China, dapat menyebabkan penurunan mendadak dalam sentimen risiko. Kondisi ini memicu koreksi berbasis luas di pasar modal global dan pengetatan tajam kondisi keuangan global seperti mengutip cnbc.com.

Sementara itu, hasil Treasury AS minggu ini naik ke level tertinggi beberapa tahun. Namun mereka mengupas kenaikan di akhir sesi perdagangan hari Rabu.

Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu sekali lagi mengkritik Federal Reserve AS, menyebut bank sentral "gila" karena desakannya pada tingkat kenaikan. Trump juga berkomentar tentang terjun di pasar, menyebutnya sebagai "koreksi yang sudah lama kami tunggu-tunggu."

Kembali di Eropa, Brexit sebagian besar dalam fokus setelah kepala perunding Brexit Uni Eropa, Michel Barnier, memukul nada optimis pada kesepakatan untuk penarikan akhirnya Inggris dari blok, mengatakan kesepakatan itu dapat dicapai segera setelah minggu depan.

Barnier menekankan, bagaimanapun, bahwa Inggris yang tersisa di serikat pabean akan menjadi solusi terbaik untuk menghindari perbatasan keras antara daratan Irlandia dan Irlandia Utara. Baik euro dan pound Inggris memantul terhadap dolar pada komentar Barnier Rabu, dan naik 0,4 dan 0,27 persen masing-masing pada Kamis pagi.

Dalam berita perusahaan, produsen mobil Jerman BMW menginvestasikan US$4,2 miliar dalam usaha patungannya dengan perusahaan Cina Brilliance Auto, memberikannya saham mayoritas. Di bagian pendapatan, produsen suku cadang mobil Prancis Faurecia akan merilis angka penjualan kuartal ketiga. Sementara pengecer Inggris WH Smith akan memposting hasil awal setahun penuh.

Adapun data, inflasi Prancis dan angka pengangguran Inggris akan dirilis pada Kamis pagi.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Wall Street Berpotensi Jatuh
Apa Perbedaan antara Bear Market, Bull Market?
Bursa Saham Eropa Negatif di Awal Sesi
IHSG Berakhir 29 Poin di Zona Merah 5.727
Inilah Pemicu Kejatuhan Bursa Asia
Pasar Eropa Terbatasi Sidang Brexit
(Rehat Siang) IHSG Sisakan Angka Hijau 11 Poin di 5.767

ke atas