NASIONAL

Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:11 WIB

Bupati Malang Tersangka Dua Kasus Korupsi

Ivan Setyadhi
Bupati Malang Tersangka Dua Kasus Korupsi
Bupati Malang, Rendra Kresna (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Malang, Rendra Kresna sebagai tersangka atas dua kasus korupsi sekaligus.

Rendra dijerat atas kasus dugaan suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemkab Malang dan kasus dugaan gratifikasi.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dua dugaan tindak pidana korupsi, yaitu suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan gratifikasi," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Dalam kasus pertama, KPK menetapkan Rendra bersama seorang swasta bernama Ali Murtopo sebagai tersangka. Dalam kasus ini, Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo sebesar Rp 3,45 miliar.

"Tersangka RK (Rendra Kresna) diduga menerima suap dari tersangka AM (Ali Murtopo) sekitar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang," kata Saut.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Rendra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Ali Murtopo yang menyandang status tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara dalam kasus gratifikasi, KPK menetapkan status tersangka terhadap Rendra dan pihak swasta bernama Eryk Armando Talla. Dalam kasus ini, Rendra selaku Bupati Malang periode 2010-2015 dan 2016-2021 bersama-sama Eryk diduga telah menerima gratifikasi setidaknya hingga saat ini sekitar Rp 3,55 miliar.

"RK diduga tidak pernah melaporkan penerimaan gratifikasi tersebut kepada KPK," katanya.

Dalam kasus ini, Rendra dan Eryk disangkakan melanggar Pasal 12B UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. [ton]

#BupatiMalangRendraKresna #KPK
BERITA TERKAIT
Kotjo Penyuap Idrus & Enny Divonis 2 Tahun Penjara
Buronan Ini Pindah-pindah, Akhirnya Ketangkap Juga
KPK Kembali Jadwalkan Periksa Billy Sindoro
KPK Jadwalkan Periksa Bupati Jepara
KPK Bakal Terapkan Hukuman Maksimal Bupati Cianjur
KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur
KPK Minta Ipar Bupati Cianjur Serahkan Diri

ke atas