NASIONAL

Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:16 WIB

Sandi Resmikan Posko Pemenangan di Yogya

Ivan Setyadhi
Sandi Resmikan Posko Pemenangan di Yogya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Yogyakarta - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan posko pemenangan tim Prabowo-Sandiaga di Ndalem Purbayan, Yogyakarta untuk Pilpres 2019.
Sandi meresmikan posko tersebut ditemani sang istri, Isna dan ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Titiek Soeharto.
Sandi dalam sambutannya berharap kepada para relawan untuk memanfaatkan betul posko pemenangan ini. Ia juga berpesan untuk selalu berkampanye yang sejuk dan damai.
"Pesan saya kepada para relawan, kita kampanye dengan kecerdasan, kehangatan, kesejukan. Karena kampanye zaman now, menurut survei, mayoritas rakyat Indonesia yang belum menentukan pilihan ingin masa kampanye yang sejuk," kata Sandiaga di Yogyakarta, Jumat (12/10/2018).
Sandiaga menjelsskan bahwa posko pemenangan ini adalah rumah milik Probosutedjo, adik dari Presiden kedua RI, Soeharto. Ia menyebut ini akan menjadi sejarah baru.
"Saya kebetulan kenal dekat almarhum Probosutedjo, beliau sahabat baik dari mertua dan keluarga saya. Saya juga sering datang bersama keluarga ke rumah almarhum Probosutedjo ketika Lebaran

Beliau (alm Probosutedjo) sosok yang betul-betul lengkap sebagai pengusaha, jadi pengusaha sukses, jadi pengusaha yang sukses mendirikan institusi pendidikan," ujar Sandi.

Senada dengan Sandi, Titiek Soeharto juga mengaku senang dengan diresmikannya posko pemenangan ini. Menurut dia, keluarga Cendana mengenal dekat Sandiaga.
"Ndalem ini adalah ndalem almarhum Pak Probosutedjo, dan keluarga kami memiliki hubungan erat dengan keluarga Sandi, ibu dan om-om Sandi bagaikan keluarga sendiri, mertuanya juga sahabat Pak Probo. Jadi sekarang dipergunakannya rumah ini atas restu Pak Probo," kata Titiek.
Terakhir, Sandi mengingatkan kepada para relawan untuk tidak menggunakan kampanye hitam atau yang berbau kecurangan. Ia berharap seluruh pendukungnya untuk berkampanye sesuai dengan aturan.
"Tinggalkan kampanye saling caci, kita rebut pikiran dan hati masyarakat. Insyaallah dengan perjuangan, bisa mengantar perbaikan Indonesia," jelas dia. [ton]

#GempaLombok
BERITA TERKAIT
Tim Hukum 02 Nilai KPU Gagal Jawab Gugatan Pilpres
Ratna Akui Bodoh Sudah Berbohong Soal Penganiayaan
Fokus Berbisnis, Menantu Jokowi Emoh Urus PSSI
DPR Dorong Adanya Perbaikan Sistem PPDB
Polri Seleksi 9 Nama untuk Melamar Capim KPK
Tim Hukum Sebut Maruf tak Berstatus Karyawan BUMN
Polisi Akui Perampok Toko Emas di Balaraja Ahli

kembali ke atas