NASIONAL

Minggu, 14 Oktober 2018 | 00:44 WIB
(Gempa Lombok)

Prajurit TNI Bantu Hilangkan Trauma Korban Gempa

Prajurit TNI Bantu Hilangkan Trauma Korban Gempa
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) mengajak warga korban bencana gempa di Lombok, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat berolahraga senam gemu famire.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan trauma warga korban bencana, seperti yang dilakukan oleh Prajurit TNI di Poskotis Sektor-1 Kogasgabpad, di Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Dansektor-1 Kogasgabpad Kolonel Pas Deni Ramdani, senam bersama warga dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum anggotanya melaksanakan tugasnya masing-masing.

"Warga sangat antusias mengikuti senam apalagi kalau hari Minggu, antusias warga masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan senam bersama tersebut. Orang tua, muda dan anak-anak berbaur bersama anggota TNI, mereka penuh keceriaan mengikuti gerakan yang dicontohkan peraga senam di depan," ungkapnya.

Usai kegiatan senam, anggota kesehatan di Poskotis Sektor-1 secara rutin menjadwalkan kegiatan penyuluhan kesehatan kepada warga, dengan harapan warga dapat memberikan pertolongan pertama kepada keluarganya apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat gempa.

"Selain itu, kegiatan kami di Sektor-1 saat ini fokus melaksanakan perobohan dan pembersihan rumah warga yang rusak sampai dengan lahan tersebut siap dibangun rumah kembali. Selanjutnya mendorong pihak-pihak terkait untuk segera membangun kembali rumah warga yang sudah kami bersihkan. Harapannya warga yang masih tinggal di tenda saat ini bisa segera tinggal di rumahnya yang layak," tuturnya.

Hingga saat ini, data rumah yang sudah dibersihkan di wilayah Sektor-1 Kogasgabpad yang mencakup Lombok Barat, Lombok Tengah dan Mataram berjumlah 13.709 unit dan siap dibangun 10.488 dari jumlah yang sudah di verifikasi 19.222 unit. Tempat ibadah 101 unit siap dibangun 41 unit, sarana pendidikan 175 unit siap dibangun 22 unit, perkantoran yang sudah dibongkar 27 unit siap dibangun 17 unit dan fasilitas kesehatan yang sudah dibongkar 56 unit siap dibangun 26 unit. [ton]

#GempaLombok
BERITA TERKAIT
Banjir Bandang Sentani, 79 Korban Masih Hilang
PPP Tegaskan Suharso Plt Ketum Tak Langgar Aturan
Efek Domino Pengusaha dan Nahdliyin Dukung Prabowo
BNPB: Korban Tewas Banjir Sentani 104 Orang
PPP Anggap Perbedaan Internal Dinamika Biasa
Banjir di Sentani, Polri Terjunkan Anjing Pelacak
KPU Libatkan TKN dan BPN di Komite Damai

ke atas