HIBURAN

Senin, 15 Oktober 2018 | 00:11 WIB

Tasya Kamila Bicara Soal Kesehatan Reproduksi

Aris Danu
Tasya Kamila Bicara Soal Kesehatan Reproduksi
Tasya Kamila (Foto: Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta-Pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan alat repoduksi pada masyarakat masih sangat minim. Terlebih di kalangan remaja yang notabene bakal menikah dan wajib tahu tentang hal itu.

Anggapan yang terlanjur berkembang di masyarakat bahwa yang berkaitan erat dengan seks masih dianggap tabu membuat informasi tentang kesehatan reproduksi menjadi buntu. Hal ini dibahas dalam peluncuran aplikasi Dokter Gen Z yang digagas komunitas remaja Indonesia Hipwee dan John Hopkins University Centre for Communication Program di Jakarta, belum lama ini.

Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan bahwa stigma tabu harus dibuang jauh-jauh. Terlebih ini berhubungan dengan seks yang justru seharusnya diketahui oleh para remaja.

"Sudah saatnya remaja Indonesia menghapus stigma tabu dari pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual. Remaja berhak mendapat pendidikan tersebut dengan mudah," kata istri Randi Bachtiar itu.

Aktivitas seksual harus memuaskan, aman, dan yang paling penting bertanggung jawab. Karenanya lembaga pernikahan dibutuhkan untuk memayungi mereka yang siap lahir batin untuk berumah tangga.

Perlu diketahui, bahwa masa remaja adalah fase yang paling rentan dengan seks dan pergaulan bebas. Menurut data, dua per tiga dari populasi remaja Indonesia tidak menyadari bahwa sekali berhubungan seks bisa hamil, begitu kata dr. Fransisca Handy Agung yang hadir dalam kesempatan itu.

"Data terbaru menunjukkan kasus kehamilan pada remaja 2,7 persen dari total populasi remaja Indonesia. Sepintas kecil, tapi percaya deh, ini fenomena gunung es. Saya bekerja di rumah sakit kecil tingkat kecamatan. Setiap bulan ada setidaknya dua kasus persalinan remaja. Bayangkan dalam setahun ada berapa? Itu baru di rumah sakit saya. Di rumah sakit lain? Belum lagi yang berupaya melakukan aborsi," tegasnya.

Melihat data dan fakta yang ada, Tasya mengajak remaja untuk lebih kritis menyikapi berbagai informasi seputar kesehatan reproduksi. Terlebih dengan banyaknya informasi yang beredar di media sosial yang belum tentu kebenarannya. Ia mengimbau untuk meng-kroscek setiap informasi seputar kesehatan reproduksi.

"Kalau ada tautan di medsos entah Twitter, Instagram atau Facebook, telusuri dulu sumber asli dan akun pertama yang menyebarkan. Mengingat, banyak mitos dan fakta seputar seks atau kesehatan reproduksi yang beredar. Jika ada portal yang bisa menjadi sarana terpercaya untuk tahu dan curhat seputar kesehatan reproduksi, kalian bisa bertanya untuk mendapat penjelasan lebih valid," demikian Tasya Kamila. [adc]

#TasyaKamila #KesehatanRepoduksi #SeksRemaja
BERITA TERKAIT
Irsha Soraya Klaim Lagu "Sehari Saja" Bikin Nangis
Alyssa Spischack Klarifikasi Usai Dibully Netizen
Titiek Puspa Siap Memandu Program Anak-anak di RTV
Mikha Tambayong Antusias Sambut Mahasiswa Baru
Mengejar Surga, Al Ghazali Siap ke Belanda
Roy Jeconiah-Opie Kumis Meriahkan "Pulomas Fiesta"
(Film Mahasiswa Baru) Sudah Sepuh, Widyawati Kuliah Lagi Demi Sang Cucu

kembali ke atas