PASAR MODAL

Kamis, 18 Oktober 2018 | 20:44 WIB

Kredit Tumbuh 15,6%, BNI Raih Laba Jadi Rp11,4 T

M Fadil Djailani
Kredit Tumbuh 15,6%, BNI Raih Laba Jadi Rp11,4 T
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pada Kuartal III tahun 2018, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan laba bersih senilai Rp11,4 triliun yang ditopang pertumbuhan kredit mencapai 15,6%.

Menurut Direktur Keuangan BBNI, Anggoro Eko Cahyo, pertumbuhan laba bersih tersebut mengalami peningkatan sebesar 12,6% (year-on-year). "Perolehan laba bersih didorong pendapatan bunga bersih (NII) dan perbaikan kualitas aset," katanya di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Anggoro menyebutkan, pada periode ini BBNI mencatatkan pertumbuhan kredit 15,6% (yoy) menjadi Rp487,04 triliun. Pertumbuhan kredit itu dikontribusi oleh kredit di bisnis korporasi yang meningkat 18,5%.

Dia mengatakan, pada Kuartal III-2018, perseroan mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 14,2%. "Komposisi DPK didominasi oleh dana murah (CASA) yang meningkat menjadi 61,9%," ujar Anggoro.

Menurut dia, pada Kuartal III-2018, BBNI mampu mendorong pertumbuhan DPK sebesar 14,2% (yoy) menjadi Rp548,59 triliun. "Pada Kuartal III-2018, BNI juga mampu menekan cost of fund dari 3% menjadi 2,8%," katanya.

Anggoro menyatakan, pada Kuartal III-2018, BBNI mencatatkan nilai aset mencapai Rp763,52 triliun atau bertumbuh 14,3% (yoy). Dari sisi kualitas aset, NPL Gross BBNI menjadi menjadi 2% di akhir September 2018 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,8%.

"BNI mampu menurunkan credit cost dari 1,7% pada Kuartal III-2017 menjadi 1,4% pada Kuartal III-2018. Coverage ratio juga mengalami peningkatan menjadi 152% pada Kuartal III-2018," ujar Anggoro.

Lebih lanjut Anggoro mengatakan, BBNI masih memiliki ruang yang besar untuk menyalurkan kredit, lantaran pada Kuartal III-2018 posisi loan to deposit ratio (LDR) sebesar 89%.

"BNI masih tetap mampu menjaga likuiditas untuk melanjutkan ekspansi kredit hingga akhir 2018," ucapnya.

Anggoro menjelaskan, pertumbuhan laba bersih pada kuartal ketiga tahun ini ditopang NII yang meningkat 10,6% (yoy) menjadi Rp26,01 triliun.
Perlu diketahui, per Juli 2018 laba bersih industri perbankan sebesar 8,4% dan NII secara industri bertumbuh 4,5%.

Pendukung pertumbuhan laba bersih BBNI lainnya adalah Pendapatan Nonbunga sebesar 6% (yoy) menjadi Rp7,61 triliun di Kuartal III-2018 yang didorong peningkatan kontribusi fee dari segmen business banking, antara lain fee dari trade finance yang bertumbuh 16,3% dan fee dari bank garansi yang bertumbuh 28,4%. [hid]

#BBNI #BankBNI #Kuartal3
BERITA TERKAIT
Inilah Penggerak Bursa AS Pekan Depan
Menang Tender, PTPP Garap Tol Semarang-Demak
PT Phapros Siap Terbitkan Saham Baru
Pekan Ketiga Juli, Pasar Masih Merespon Positif
Perusahaan AS Tinggalkan China Terus Berlanjut
Trump Tetap Desak Fed Perjelas Kebijakan
Harga Emas Berjangka Turun hingga 1%

kembali ke atas