NASIONAL

Kamis, 25 Oktober 2018 | 21:23 WIB

Pilkada Sampang, TNI-Polri Jaga Setiap TPS

Pilkada Sampang, TNI-Polri Jaga Setiap TPS
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Sampang - Amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak hanya ditujukan kepada penyelengara pemilu atau KPU saja untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di Kabupaten Sampang.

Salah satu amar putusan MK adalah memerintahkan jajaran kepolisian untuk membantu memberikan pengamanan terhitung dari tahapan hingga proses PSU selesai.

Tak tangung-tangung, sebanyak 5.000 personel kepolisian dari beberapa unsur tiba di Kabupaten Sampang beserta armada berat seperti water canon dan barakuda. Mereka dibantu 2.000 anggota TNI.

Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman mengatakan, kesiapan pengamanan PSU telah diawali dengan apel gelar pergeseran pasukan operasi mantap praja semeru 2018. "Total personel pengamanan PSU sebanyak 7.000 terdiri dari 5.000 polisi dan 2.000 TNI," terangnya, Kamis (25/10/2018).

Budi menambahkan pola pengamanan saat hari pencoblosan, yakni setiap TPS dijaga dua polisi dan satu TNI. Kemudian, untuk TPS yang dianggap rawan, pola pengamanannya bisa tiga personel hingga 10 personel.

"Mulai hari ini personel pengamanan akan dikerahkan untuk mengawal pengiriman kotak suara menuju ke masing-masing PPK," tandasnya.

Sekadar diketahui, PSU Pilkada Sampang diikuti oleh tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Terdiri dari pasangan nomor urut 1 yakni H Selamet Junaidi-H Abdullah Hidayat (Jihad), nomor 2, H Hermanto Subaidi-H Suparto (Mantap), dan yang nomor 3 H Hisan-H Abdullah Mansur (Hisbullah). [beritajatim]

#PilkadaSampang #Pilkada2018
BERITA TERKAIT
Viral Siswa Diduga Minum Miras Dalam Kelas
KPK Langsung Tahan 2 Tersangka OTT Yogya
Wiranto Nilai Perlu Perbaikan Pengiriman Mahasiswa
(Solidaritas Pemuda Minta Akar Rusuh Papua Diusut) Negara Diminta Hilangkan Stigma Rasial
Santri di Mojokerto Tewas Akibat Luka di Kepala
(Masih di Bawah Umur) Penganiaya Santri Ditangani PPA Polres Mojokerto
Polisi Amankan Terduga Penganiaya Santri Mojokerto

kembali ke atas