PASAR MODAL

Jumat, 26 Oktober 2018 | 10:11 WIB

PT Sampoerna Agro Alami Laba Turun Jadi Rp174,67 M

Wahid Ma'ruf
PT Sampoerna Agro Alami Laba Turun Jadi Rp174,67 M
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM,Jakarta - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp174,67 miliar per 30 September 2018 dari Rp213,82 miliar pada periode yang sama tahun 2017.

Pada periode ini, perseroan mengantongi penjualan menjadi Rp2,2 triliun dari Rp2,5 triliun. Beban pokok penjualan menjadi Rp1,6 triliun dari Rp1,8 triliun. Jadi laba bruto menjadi Rp601,58 miliar dari Rp700,108 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (26/10/2018). Untuk beban administrasi menjadi Rp196,04 miliar dari Rp186,93 miliar. Beban penjualan menjadi Rp51,23 miliar dari Rp48,76 miliar. Jadi laba usaha menjadi Rp379,91 miliar dari Rp463,25 miliar.

Laba sebelum pajak menjadi Rp174,67 miliar dari Rp213,82 miliar.

Untuk total aset perseroan menjadi Rp9,04 triliun dari Rp8,3 triliun. Sedangkan total liablitas menjadi Rp4,93 triliun dari Rp4,2 triliun.

SGRO adalah emiten yang bergerak di bidang usaha perkebunan kelapa sawit dan karet, pabrik minyak kelapa sawit, pabrik minyak inti sawit, produksi benih kelapa sawit, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (sagu dan memproduksi tepung sagu dengan merek Prima Starch) dan lainnya, yang berlokasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Riau. Di samping mengelola perkebunannya sendiri, Sampoerna Agro dan anak usaha tertentu juga mengembangkan perkebunan Plasma dan membina kerjasama dengan petani Plasma.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sampoerna Agro Tbk, antara lain Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd (67,05%) dan PT Union Sampoerna (5,73%). Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd. merupakan induk usaha SGRO, sedangkan induk usaha terakhir adalah Xian Investment Holding Ltd.

Untuk saham SGRO pagi ini di harga Rp2.400 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi di Rp2.600 per saham pada penutupan 30 November 2017. Untuk harga terendah di Rp2.290 per saham pada penutupan 7 September 2018.

#SGRO #SampoernaAgro #Kuartal3
BERITA TERKAIT
PT Multi Prima Segera Pecah Nilai Nominal Saham
Selain Laba, Data Ini Bisa Topang Wall Street
PT Bayan Resources Ingin Sahamnya Likuid
Bulan Depan, BIRD Pakai Mobil Listrik
Sikap Trump Picu Harga Minyak Mentah Naik Drastis
IHSG Berakhir Turun 1,4% ke 6.414,74
Bursa Saham Asia Berakhir Variatif

kembali ke atas