EKONOMI

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 19:20 WIB
(Ekonomi Digital)

PDIP Motivasi Kaum Milenial Masuk Bisnis Start Up

PDIP Motivasi Kaum Milenial Masuk Bisnis Start Up
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Di era Joko Widodo, ekonomi berbasiskan internet atau ekonomi digital berkembang pesat. Kini, bisnis start-up sangat digandrungi anak muda. Pemerintah ingin terus menumbuhkan bisnis ini.

Direktur Jenderal Aplikasi Informasika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Semual Abrijani Pangerapan, mengatakan, pemerintah sangat mendukung berkembangnya ekonomi digital khususnya bisnis start up di tanah air.

"Kita permudah regulasinya, perlindungan kepada konsumen serta jaminan jaringan. Selain itu, kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program kominfo yakni digital talent," papar Semual usai menjadi pembicara dalam Diskusi Bisnis Start Up Anak Muda yang digelar DPP PDIP di Jakarta, Sabtu (27/10/2018). Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90.

Kata Semual, pemerintahan Jokowi ingin merubah paradigma anak muda. Arahnya agar semakin banyak anak muda Indonesia terjun ke bisnis digital (star up). "Dulu, anak muda kebanyakan bercita-cita menjadi PNS, polisi atau di pemerintahan. Ke depan, harus dirubah. Anak muda harus lebih banyak yang menjadi pengusaha," paparnya.

Apabila jumlah anak muda yang menjadi pengusaha di Indonesia mendominasi, maka pengangguran rendah sekali. Tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia juga semakin terjamin. "Dengan banyaknya anak muda yang menjadi pengusaha, bisa mempekerjakan temannya. Jadi, pengangguran berkurang," kata Semual.

Dan, kata Semual, pilihan menjadi pengusaha digital, sangatlah tepat. Lantaran tak perlu modal besar. Yang diperlukan adalah gagasan, inovasi serta ide-ide yang brilian. Ditambah kerja keras serta ketekunan. "Ide bisa dikembangkan menjadi bisnis start up. Karena tidak perlu modal besar. Artinya, internet itu sangat bermanfaat untuk membangun perekonomian Indonesia," kata dia.

Nico Siahaan, Ketua Panitia Perayaan Sumpah Pemuda, mengatakan, PDIP tidak pragmatis, merapat ke anak muda karena urusan pemilu saja. Namun, PDIP ingin menjadi rumah besar bagi anak muda alias kelompok milenial. "PDIP tidak ingin hanya memanfaatkan anak muda sebagai pemilih dalam pemilu saja. Kita ingin menjadikan PDIP sebagai rumah besar anak muda," kata Nico.

"Dan, itu tercermin dari kepemimpinan Jokowi yang asangat aware dengan ekonomi digital. Yang menjadi dambaannya generasi milenial. Melalui diskusi ini, PDIP ingin memompa semangat anak muda untuk berani menjadi pengusaha digital," papar Anggota Komisi X DPR ini.

Anak Buah Megawati ini memaparkan, ekonomi digital akan menjadi urat nadi di masa depan. Untuk itu, Indonesia perlu mempersiapkannya sejak dini. Agar, Indonesia bisa menjadi pemain besar di dunia. "Saat ini kita patut berbangga karena pemain besar bisnis digital beerasal dari Indonesia. Ke depan perlu ditingkatkan lagi. Tentunya ini perlu dukungan dari pemimpin yang mengerti," kata Nico. [tar]

#EkonomiDigital #StarUp #PDIP
BERITA TERKAIT
Bamsoet Ingatkan Pebisnis Bayar Pajak Digital
Bekraf: Angkanya Kecil, Jangan Galau Pajak Digital
Pasca Gempa, 99% Listrik Halmahera Pulih
Naik Go-Car di Lindungi Asuransi Sampai Rp60 Juta
Kemendes Gelar Workshop Tangani Konflik Sosial
Dua Bulan ke Depan, Premium dan Solar Tidak Naik
PLN Target Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Maluku

kembali ke atas