EKONOMI

Senin, 29 Oktober 2018 | 12:38 WIB

Puan Puji Pelopor Start Up Menang Pemuda PDIP

Puan Puji Pelopor Start Up Menang Pemuda PDIP
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengapresiasi 10 penerima Pemuda Inspiratif Award dalam peringatan 90 tahun Sumpah Pemuda yang digelar DPP PDI Perjuangan.

Penghargaan ini harus diberikan setingi tingginya. Mereka harus menjadi motivasi dan inspirasi bagi kaum muda Indonesia dalam berkarya di semua bidang dan pembangunan, kata Puan usai perayaan puncak Hari Sumpah Pemuda PDI Perjuangan dengan tema #SatuIndonesiaKita di JI-Expo Hall 2 D, Kemayoran, Minggu, (28/10/2018).

Ke-sepuluh pemuda inspiratif tersebut, adalah atlet wushu peraih medali emas Asian Games 2018, Linswell Kwok; Ulus Purnawan (Pertanian Lembang, Jabar); Putu Setiawan (pendidikan sekolah alam di Bali); Ivan Lanin (aktivis bahasa yang baik dan benar); David Christiani (pendaur ulang limbah menjadi gelas dan higenis bisa di makan).

Andi Taufan Garuda (enterpreneur dan startup pengadang rentenir), Belva Devara (menciptakan ruang bagi guru), Rizki Ramadhan (komunitas menulis kartu pos), Tyovan Ari Widagdo (anak muda berpengaruh versi Forbes), dan Yansen Kamto pendiri gerakan start-up. Saya bangga pada prestasi mereka. Atas prestasi dan kerja kerasnya, mereka berhasil mengarumkan nama bangsa dan Negara di dunia, kata Puan.

Selanjutnya, Putri Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri itu, memuji peringatan Sumpah Pemuda ke-90 tahun yang digagas pemuda Banteng. Diharapkan, kegiatan kepemudaan ini bisa menjadi semangat baru dan inspirasi bagi kaum muda milenial, dan menjadikan PDI Perjuangan sebagai rumah besar bagi anak muda. Perayaan sumpah pemuda harus menjadi momentum untuk perubahan membangun bangsa yang kokoh dan segani oleh dunia, ujarnya.

Puan juga mengutip pernyataan Bung Karno yakni berikan aku 10 pemuda,
maka akan ku guncang dunia. Pemuda bersatu dan harus menjadi garda depan dalam perubahan bangsa dan Negara, katanya.

Puan kembali mengingatkan pemuda Indonesia untuk tidak menebar hoax
atau berita bohong. Pemuda jangan mau diadu domba . Peran pemuda di era digital saat ini harus hati hati dalam menerima informasi. Semua informasi harus dicek kebenaraannya. Jangan langsung disebar. Sumbernya harus jelas. Jangan sampai informasi itu malah merugikan banyak pihak, kata Puan

Sementara, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) Sukur H Nababan mengatakan, anak muda harus cerdas dan mampu menjadi pendobrak perubahan bangsa. "Pemuda harus kreatif dan menjaga tolerasi. Kaum muda adalah ujung tombak suatu bangsa," ungkapnya.

Ia berharap, momentum sumpah pemuda bisa menyadarkan para anak muda
untuk bersatu dan bekerja sama untuk pembangunan bangsa dan Negara. Pemuda harus kreatif di bidang apapun yang manfaatnya bisa dirasakan
oleh masyarakat. Minimal dilingkup tempat tinggalnya, ujarnya.

Adapun rangkai kegiatan sumpa pemuda yang telah dilaksanakan adalah,
lomba VLOG anak muda milenal, menulis surat cinta untuk Tanah Air. Kegiatan ini untuk menggerakan kembali tradisi menulis yang nyaris punah di era digital. Lalu, Dialog Forum Pemuda 2018 dengan tema Berekspresi, Berkarya, Berkolaborasi. Forum pemuda ini telah melahirkan suatu Deklarasi Pemuda 2018 mempertegas makna Sumpah Pemuda, yaitu komitmen anak-anak muda di era Milenal untuk menjunjung tinggi nilai Persatuan dalam kebhinekaan.

Kemudian Forum Diskusi Start Up Show Case dengan tema Energi Positif Ekonomi Kreatif untuk Indonesia Maju. Kegiatan itu untuk mendorong kreativitas anak muda menciptakan lapangan kerja dan enterpreneur muda yang berjiwa nasional tapi beraksi global. [tar]


#EkonomiDigital #StartUp #PDIP
BERITA TERKAIT
Bamsoet Ingatkan Pebisnis Bayar Pajak Digital
Bekraf: Angkanya Kecil, Jangan Galau Pajak Digital
KESDM Mulai Kembangkan Listrik Tenaga Arus Laut
Pemda Harus Optimalkan Fungsi Tol Laut
Kementan Pembinaan untuk Swasembada Benih Bermutu
(Divonis Bersalah Karhutla) Menteri LHK: Justru Pak Jokowi Benahi yang Salah
Kementan-CPI Kenalkan Mobil Pengering Jagung Baru

kembali ke atas