TEKNOLOGI

Senin, 29 Oktober 2018 | 19:19 WIB

Mercedes Masuk Bisnis Transportasi Online di China

Mercedes Masuk Bisnis Transportasi Online di China
(ist)

INILAHCOM, Stuttgart - Mercedes-Benz akan terlibat dalam layanan transportasi online di China setelah induk perusahaannya, Daimler AG, sepakat mendirikan perusahaan patungan dengan Geely Holding Group.

Daimler Mobility Services dan Geely Group sepakat membentuk usaha patungan bermarkas di Hangzhou, dengan modal 50:50 persen dengan Geely untuk menyediakan layanan transportasi online di beberapa kota di China.

Layanan ini nanti akan menggunakan kendaraan premium seperti Mercedes-Benz S-Class, E-Class, V-Class, dan Maybach, meskipun tidak terbatas pada mobil-mobil brand Mercedes-Benz saja, kata Daimler dalam pernyataan resminya.

"Daimler idealnya diposisikan untuk melanjutkan transformasi dengan memperluas ke perusahaan layanan mobilitas yang komprehensif saat kami membuka jalan untuk kemudi otonom," lanjut Daimler.

"Bersama Geely Group, kami telah menemukan mitra yang sangat baik untuk memperluas layanan mobilitas kami di China. Usaha patungan akan memainkan peran penting karena kami terus memperbesar portofolio dan keberadaan global kami dan memantapkan posisi kami yang kuat di pasar mobilitas," kata Klaus Entenmann, CEO Daimler Financial Services.

Penandatanganan nota kesepahaman usaha patungan ini ditandatangani di kantor pusat Daimler di Stuttgart, Jerman, dihadiri Presiden Geely Holding An Conghui dan Klaus Entenmann, CEO Daimler Financial Services.

Diketahui bahwa Geely Holding telah meluncurkan CaoCao, layanan ride-hailing domestik China yang saat ini memiliki lebih dari 17 juta pengguna terdaftar, dengan 1 juta pengguna aktif reguler di aplikasi yang menyediakan lebih dari 29.000 kendaraan listrik murni di 28 kota di seluruh negeri.

#Mercedes #MercedesBenz #Daimler #Geely
BERITA TERKAIT
Mercedes-Benz Berencana Buka Pabrik di Mesir
Mercedes-Benz Siap Boyong Mobil Listrik ke Korsel
Truk Mercedes-Benz Sanggup Angkut Pesawat Airbus
Kumho Pasok Ban untuk Mercedes-Benz G-Class
BMW Group Jual 2,49 Juta Unit Mobil Sepanjang 2018
Lenovo Bawa Smartphone A5s ke Indonesia, Harganya?
Tesla Dapat 'Lampu Hijau' Kirim Model 3 ke Eropa

ke atas