EKONOMI

Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:33 WIB
Highlight

Menteri Rini Pastikan 550 Hunian Sementara di Sigi

M Fadil Djailani
Menteri Rini Pastikan 550 Hunian Sementara di Sigi
(Foto: Inilahcom)


INILAHCOM, Sigi - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno kembali mengunjungi kota Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah untuk memastikan penyediaan 550 hunian sementara (huntara) yang dibangun BUMN bagi korban gempa.

Sebanyak 550 hunian sementara tersebut dibangun Desa Lolu, Kecamatan Biromaru dan di Desa Sibalaya, Kecamatan Tanbulava, Kabupaten Sigi.

Dari total huntara yang dibangun, sekitar 450 huntara dibangun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sisanya 100 huntara telah selesai dibangun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan siap ditempati penduduk.

Hingga saat ini, BNI tercatat sudah membangun 227 huntara dari target 450 huntara di Sigi. Ditargetkan seluruhnya selesai dibangun awal November 2018.

Menteri Rini terjun langsung ke lapangan untuk mengecek kemajuan proyek huntara yang dibangun 2 bank BUMN tersebut. Kehadiran huntara ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi warga.

Untuk itu, dia mendorong agar hunian sementara ini bisa cepat selesai agar segera bisa ditempati warga.

Terima kasih BNI dan Bank Mandiri yang telah membangun hunian sementara ini. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena bisa mendapat hunian sementara yang lebih baik terutama di saat musim hujan. Terima kasih juga PLN yang bersinergi mempercepat kelistrikan untuk memenuhi penerangan di rumah, ungkap Menteri Rini dalam rilisnya kepada media, Selasa (30/10/2018).

Selain hunian bagi masyarakat, menteri Rini juga meninjau pembangunan fasilitas-fasilitas umum dan fasilitas lain di sekitar hunian penduduk seperti pembangunan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, dan Kakus), sumur bor dan tandon air, pembangunan fasilitas olahraga dan sekolah sementara dekat dengan tempat tinggal penduduk.


Bagi masyarakat yang menempati huntara di Sigi, BNI membangun fasilitas 30 MCK, sumur bor dan tandon air. Selain itu, fasilitas MCK juga dibangun di area Mesjid Agung Palu sebanyak 6 bilik, di kawasan Pengungsian Desa Vatutela sebanyak 6 bilik, di Rumah Dinas Bupati Donggala sebanyak 2 bilik, di Posko BUMN 2 bilik, kemudian di Alun-alun Kota Parigi 6 bilik. Fasilitas MCK juga dibangun di Desa Bantaya, Kecamatan Parigi Tengah sebanyak 6 bilik, di Desa Mahesa Kecamatan Parigi Tengah sebanyak 3 unit, serta di Desa Kampal Parigi sebanyak 3 bilik.


Sementara untuk masyarakat yang menempati hunian sementara di Sibalaya, Bank Mandiri telah membangun fasilitas 20 MCK beserta tempat cuci, aula, ruang serba guna, dapur umum, tempat bermain untuk anak-anak serta lapangan olahraga.


Dalam pembangunannya, baik BNI maupun Bank Mandiri memanfaatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar melalui kegiatan padat karya. Diharapkan, pembangunan huntara juga memberikan pendapatan dan lapangan kerja bagi masyarakat korban bencana.


Perbaikan Sekolah


Selain membangun hunian sementara, BUMN -BUMN juga membangun ruang kelas sementara yang akan membantu para siswa tetap belajar mengingat bangunan kelas di sekolah lamanya tak dapat digunakan.

BNI telah selesai membangun 2 Ruang Kelas sementara di Palu yang masing-masingnya menampung 301 siswa dari SD Inpres Silae Kecamatan Ulujadi Kota Palu dan 401 siswa dari SD Inpres Perumnas Balaroa, Palu Barat.

Selain itu, BNI juga telah menyelesaikan pembangunan 1 Rukantata di Sigi yang menampung 700 siswa dari SMP 1 Sigi Kecamatan Sigi Birumaru dan 1 Rukantara di Donggala yang menampung 199 siswa dari SD Negeri 1 Lolitasiburi.

Bank Mandiri tercatat membangun sekolah sementara untuk siswa/i SD di dekat hunian sementara untuk memfasilitasi siswa/i SDN Sibalaya yanng bangunan sekolahnya mengalami kerusakan akibat gempa.
#GempaLombok #MenteriRini
BERITA TERKAIT
Disupiri Bankir, Rini Rasakan Tol Trans Jawa
Aduan Fintech Numpuk di YLKI, OJK ke Mana Ya?
Tahun Depan, Bankir Meramal Likuiditas Agak Seret
Kemandirian Rakyat, Pertamina Gandeng Rumah Zakat
Indonesia Power Unjuk 'Setrum' di Ajang IBEA 2018
(Program Upsus Siwab Kementan) 17 Ribu Sapi Sukses 'Mbrojol' di Lampung
Platform Real Estate Ini Ditopang 2 Investor Baru

ke atas