EKONOMI

Kamis, 01 November 2018 | 11:45 WIB

Dana Rehabilitasi Bencana Alam Naik di 2019

Wahid Ma'ruf
Dana Rehabilitasi Bencana Alam Naik di 2019
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan Belanja Pusat meningkat untuk mengantisipasi dana kegiatan tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana alam secara nasional.

"Belanja Pemerintah Pusat dalam APBN 2019 sebesar Rp1.63453 triliun (meningkat Rp27,0 triliun dari usulan RAPBN 2019). Jumlah tersebut terdiri atas belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp855,4 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp778,9 triliun," jelasnya.

"Selain itu, untuk mengantisipasi kebutuhan dana bagi kegiatan tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana alam akan dibentuk pooling fund bencana yang bersumber dari APBN," tambahnya seperti mengutip dari laman resmi Kemenkeu.

Untuk alokasi transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp826,8 triliun atau meningkat Rp63,2 triliun dari outlook APBN 2018. Pengalokasian TKDD tersebut diharmonisasikan dengan kebijakan belanja K/L, dan diarahkan untuk dikelola berdasarkan prinsip value for money untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

"Negara akan tetap fokus kepada berbagai bidang sumber daya manusia, infrastruktur, belanja sosial dan untuk kelompok masyarakat miskin. Kita berharap Belanja Negara makin bisa dirasakan oleh masyarakat," jelas Menkeu.

#GempaLombok #GempaPalu #RAPBN2019
BERITA TERKAIT
Investasi Pertanian 2020 Tembus Rp462,2 Triliun
Di CPP Gundih, Pertamina Klaim Hemat Rp12,4 Miliar
Bencana Asap Karhutla Bikin Riau Tekor Rp50 T
Mulai 2 Desember, Uang Muka Kredit Rumah Turun 5%
BI Putuskan Turunkan DP Kredit Properti
Progress Smelter Si Anak Emas Freeport Cuman 3,8%
Pertamina Bantu Padamkan Api di Pulau Sumatera

kembali ke atas