PASAR MODAL

Selasa, 06 November 2018 | 00:15 WIB

Bos CMNP Cari Duit Rp25 Triliun untuk Bangun 4 Tol

Mohammad Fadil Djailani
Bos CMNP Cari Duit Rp25 Triliun untuk Bangun 4 Tol
Direktur Utama PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio mengaku tengah mencari pendanaan untuk membangun 4 ruas jalan tol di daerah Jakarta dan Bandung senilai Rp25 triliun.

Hal tersebut dikatakan Tito saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (5/11/2018).

"Kita butuh dana sekitar Rp25 triliun untuk bangun sekitar 4 ruas jalan tol," kata Tito.

Tito yang mantan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menjelaskan lebih lanjut rencana perseroan membangun 4 ruas jalan tol tersebut, dirinya mengatakan bahwa perusahaanya bakal membangun 4 tol yakni tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), pelebaran tol Ancol Timur hingga Pluit, perpanjangan Depok-Antasari dan satu tol di dalam Kota Bandung.

"Kalau di Bandung itu kita berencana untuk bangun elevated (layang) dan biayanya lebih mahal ketimbang yang dibangun dibawah. Kalau yang elevated biaya investasinya sekitar Rp500 miliar per kilo meter, kalau yang bawah sekitar Rp100-200 miliar per kilo meternya," kata Tito.

Sementara untuk yang wilayah Jakarta, perseroan masih terus mengerjakan tahapan untuk proyek tol Depok-Antasari, dimana saat ini perseroan telah selesai mengerjakan ruas tol untuk tahap 1 (Antasari-Cinere).

"Terus yang desari Depok-Antasari sekarang kan sudah buka tuh sampe Cinere, tahun depan kira-kira maret April-Mei akan dibuka sampe sawangan terus nanti langsung disatuin ke Salabenda, Bogor. Jadi kan Jagorawi nih kita lagi bikin yang sejajar sama Jagorawi jadi nanti orang dari Cinere, Bintaro, Kebayoran nggak usah ke Jagorawi Cibubur taman mini lagi, langsung bisa," katanya. [jin]

#CMNP #TitoSulistio
BERITA TERKAIT
Awal Pekan, Bursa Saham Eropa Memerah
IMF Ingatkan Ancaman Perlambatan Ekonomi Global
(Asing Jual Saham Rp1 Triliun) IHSG Sisakan Angka Merah 15 Poin di Posisi 6.111
Dalam Setahun, EHP Sabet 3 Sertifikat ISPO
Wall Street Berpotensi Tergelincir ke Area Negatif
Data China Picu Pelemahan Bursa Asia
Ekonomi Jepang Alami Kontraksi Tajam di Kuartal 3

ke atas