PASAR MODAL

Rabu, 07 November 2018 | 15:03 WIB

BNI Prediksi BI Bakal Kerek Suku Bunga Lagi

M Fadil Djailani
BNI Prediksi BI Bakal Kerek Suku Bunga Lagi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNNI) memprediksi Bank Indonesia (BI) bakal mengerek suku bunga acuannya BI 7 day reverse repo rate (7 DRRR) lagi sebesar 0,25% sampai akhir tahun ini.

Hal tersebut dikatakan Corporate Secretary BNI, Ryan Kiryanto saat ditemui di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

"Dulu jaman Agus (Gubernur BI Sebelumnya), trend suku bunga rendah, karena suku bunga The Fed juga rendah, tapi setelah berganti ke Pak Perry (Gubernur BI Sekarang) trend suku bunga The Fed naik terus, jadi BI harus terus menyesuaikan, sampai Desember tahun ini BI 7DRR rate bakal naik lagi," kata Ryan.

Menurut dia, faktor kenaikan ini tak lepas dari kenaikan bunga The Fed didorong demi meningkatkan inflasi di Amerika Serikat.

Angka inflasi ini menurut Kiryanto cukup krusial bagi negara sebesar AS. Oleh karena itu diperkirakan The Fed akan berusaha menjinakkan inflasi ini dengan menaikkan suku bunga.

BI sebagai bank sentral negara berkembang, sebaiknya menyesuaikan suku bunga acuannya pada akhir tahun. Hal ini agar risiko usaha dan nilai tukar tidak mengalami tekanan yang berlanjut. [hid]

#BIRate #BI7DayRRRate #BBNI
BERITA TERKAIT
Kredit BNI Tumbuh Signfikan di Luar Jawa
(Perusahaan Swasta Pertama) Orori Jadi Reseller Resmi Emas Antam di Indonesia
Dolar dan Data Ekonomi Gerakkan Pasar Emas
Aksi Jual di Dow Paksa Wall Street Memerah
Inilah Pemicu Jatuhnya Harga Minyak Mentah
Startup China Turunkan Target IPO, Ini Alasannya
'Pecah Kongsi' Meikarta dan LPCK Dinilai Positif

ke atas