EKONOMI

Rabu, 07 November 2018 | 18:39 WIB

Potensi Karhutla Turun, Manggala Agni Tetap Siaga

Potensi Karhutla Turun, Manggala Agni Tetap Siaga
(Foto: KLHK)

INILAHCOM, Jakarta - Memasuki November, intensitas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menurun. Masa masa siaga darurat bencana asap dampak Karhutla di beberapa provinsi telah dan akan segera berakhir. Meskipun demikian Manggala Agni tetap menjaga kesiagaan dan kewaspadaan.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B Panjaitan menegaskan, kesiapsiagaan dan kewaspadaan tetap menjadi hal penting bagi Manggala Agni sebagai ujung tombak pengendalian Karhutla di lapangan. Penurunan intensitas Karhutla pada permulaan bulan November menjadi kesempatan Manggala Agni melakukan aksi selain pemadaman, seperti patroli rutin, serta sosialisasi kepada masyarakat dan penguatan kapasitasnya.

Pencegahan tetap menjadi prioritas dalam pengendalian Karhutla. Patroli rutin oleh Manggala Agni tetap digiatkan. Selain untuk memantau wilayah kerjanya dari potensi Karhutla, patroli ini juga dapat menjadi pintu masuk untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat," ujar Raffles, Rabu (7/11/2018).

Sebagaimana diketahui bahwa tiga provinsi rawan Karhutla sudah mengakhiri masa siaga darurat bencana asap dampak, yaitu Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Selatan. Sementara provinsi lainnya seperti Kalimantan Tengah akan berakhir pada 10 November 2018. Riau berakhir pada 30 November 2018, sedangkan masa status siaga darurat Kalimantan Barat masih akan berjalan hingga 31 Desember mendatang.

Sementara itu menurut prediksi BMKG kecenderungan elnino lemah masih akan terjadi hingga bulan Desember, namun akan kembali meningkat pada Januari hingga Maret 2019. Kondisi ini tentu harus diantisipasi dengan berbagai langkah-langkah preventif di lapangan, sehingga kondisi cuaca pada bulan-bulan mendatang tidak berdampak pada meningkatnya intensitas karhutla di Indonesia.

Berdasarkan pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Hari Rabu, pukul 06.00 WIB (07/11/2018), berdasarkan satelit NOAA dan satelit TERRA AQUA terpantau tidak ada Hotspot di seluruh wilayah Indonesia. [*]

#LHK #KementerianLHK #Karhutla
BERITA TERKAIT
(Infografis) Kenali Sistem Aplikasi Perhutanan Sosial SINavPS
KLHK Tegaskan Komitmen Soal Merkuri di COP 2 Swiss
Perempuan Dukung KLHK Budayakan Wawasan Lingkungan
KLHK Serukan Perlunya Pelestarian Burung Hantu
6 Lokasi Quick Wins Percepatan Reforma Agraria
KLHK: Generasi Pramuka Milenial Peduli Lingkungan
KLHK Perkuat Sarana Prasarana Kendalikan Karhutla

ke atas