MOZAIK

Jumat, 09 November 2018 | 10:00 WIB

Jangan Buang Surat Undangan Bertuliskan Bismillah

Jangan Buang Surat Undangan Bertuliskan Bismillah
(Foto: Ilustrasi)

SUDAH menjadi hal yang lumrah dalam budaya kita, manakala kita membuat atau mendapatkan undangan dari seorang Muslim, dan dalam undangan tersebut dimulakan dengan ucapan tasmiyah (yakni : bismillah pen).

Belakangan, muncul pertanyaan sebagaimana yang sudah disebutkan di atas. Bukankah biasanya undangan yang sudah tidak terpakai itu dibuang ke tempat sampah? Lalu bagaimana dengan kalimat bismillah yang tertuliskan dalam dalam kartu tersebut?

Pertama, patut kita ketahui bahwa sesungguhnya menuliskan ucapan tasmiyah atau basmalah atau kalimat bismillah dalam permulaan surat ataupun undangan itu memiliki dalil syari. Jadi, hal ini bukan lagi merupakan lumrahnya saja, melainkan disyariatkan oleh agama.

Dalilnya adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

Setiap segala urusan penting yang tidak dimulai dengan basmalah maka akan terputus.

Bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri mencontohkan kita, bagaimana beliau memulai surat-surat beliau dengan menyebutkan nama Allah. Jadi, tidak mengapa, jika seseorang membuat surat undangan dan menuliskan kalimat basmalah untuk memulainya.

Sedangkan bagi yang menerima undangan tersebut, hendaknya ia tidak membuang undangan tersebut di tempat sampah atau tempat hina lainnya. Jika sudah tidak terpakai, kita bisa membakarnya atau dipendam di tempat yang baik.

Sebagaimana dahulu Khalifah Utsman bin Affan radhiyallahu anhu membakar mushaf-mushaf yang sudah tidak terpakai. Wallahu alam.

[Sumber: Al-Fatawa Kitab Dakwah 2/213 oleh Syaikh bin Baz]

#Bismillah #Undangan
BERITA TERKAIT
Duhai Pemburu Dunia
Bersihkan Hati
Memaknai Hujan Sebagai Anugerah
Mengapa Kita Perlu Nikmat dan Manisnya Iman?
Roh Suci Itu Membubung ke Hadirat Ilahi
Seriuskah Anda Menjalani Hidup?
Adab Berdoa, Tidak Buru-buru dan Lalai

ke atas