TEKNOLOGI

Jumat, 09 November 2018 | 02:02 WIB

Bantu Korban Palu, Fintopia Hapus Tagihan Piutang

Ibnu Naufal
Bantu Korban Palu, Fintopia Hapus Tagihan Piutang
(dok.Fintopia)

INILAHCOM, Jakarta - Fintopia, startup di bidang Fintech (Financial Technology) memberikan bantuan cepat tanggap berupa penghapusan tagihan piutang bagi pengguna Easycash yang tinggal di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Bantuan itu dalam rangka menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia.

"Hal ini merupakan bentuk bantuan pertama yang diberikan secara tidak langsung oleh pihak Fintopia kepada para korban bencana alam di Palu dan sekitarnya," ucap CEO Fintopia Liu Yongyan dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

Selain itu, tim Fintopia datang mengunjungi ACT (Aksi Cepat Tanggap) untuk menyalurkan dana bantuan sebesar Rp200 juta untuk membantu korban gempa di Palu.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan rumah sementara bagi korban bencana alam Sulawesi Tengah.

Pihak ACT memperkirakan bahwa sekarang ini pembangunan rumah sudah mencapai 30 persen dan akan selesai dalam waktu kurang dari sebulan.

Ketika ditanya, alasan Fintopia sebagai startup masih membuat kontribusi ini, Yongyan mengatakan perusahaannya memang ini juga bertanggung jawab secara sosial dengan kepedulian pada masyarakat.

Pada awal pendirian perusahaan, kami fokus khusus pada pembangunan platform Fintech berbasis teknologi untuk memenuhi permintaan untuk pembiayaan yang cepat, nyaman dan dapat diakses, secara ketat mematuhi peraturan keuangan setempat dan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk membangun platform keuangan inklusif yang berkelanjutan di Indonesia. Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial, tujuan kami adalah untuk selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat," paparnya.

Dengan adanya sumbangan ini, Fintopia berharap bisa membantu pemulihan pembangunan di wilayah terkena musibah dan meringankan beban mereka yang terkena musibah.

Sementara itu, Head of Partnership ACT Basair Muhammad menegaskan bahwa dari tim lapangan bekerja selama 24 jam untuk mempercepat pembangunan rumah sementara atau shelter ini.

Menurutnya, bantuan untuk pembuatan shelter atau rumah sementara ini sangat bermanfaat bagi korban bencana Palu.

Karena saat ini di Indonesia sedang memasuki musim hujan, di mana korban sekarang masih tinggal di dalam tenda dan membutuhkan tempat yang lebih nyaman berlindung.

"Jadi kami berharap pembangunan rumah sementara bisa cepat selesai dan bisa ditempati oleh para pengungsi," imbuhnya.

#Fintopia #bantuan #donasi #gempaPalu
BERITA TERKAIT
Yamaha Berikan Donasi Rp2 Miliar dan 40 Generator
Samsung Umumkan Chipset Anyar Exynos 9820
Huawei Rilis Handheld Night Mode untuk Nova 3i
Lelang, Mutiara Termahal Terjual Rp526 Miliar
Pikachu Tampil dengan Bulu Lebat, Penggemar Protes
Berlian Pink Legacy 19 Karat Terjual Rp737 Miliar
Petinggi Facebook Harus Gunakan Smartphone Android

ke atas