NASIONAL

Kamis, 08 November 2018 | 19:35 WIB

Cerita Anies Tentang Kakeknya Seorang Diplomat

Ahmad Farhan Faris
Cerita Anies Tentang Kakeknya Seorang Diplomat
Gubernur DKI, Anies Baswedan dan almarhum kakeknya Abdurrahman Baswedan (Foto: Riset)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI, Anies Baswedan membenarkan kalau almarhum kakeknya Abdurrahman Baswedan seorang diplomat.

Menurut dia, mungkin kakeknya diplomat pertama yang mendapatkan pengakuan.

"Ya seorang diplomat. Salah satu diplomat pertama barangkali, delegasi pertama yang mendapatkan pengakuan. Beliau yang berangkat dan negosiasinya panjang di sana, dan pulang ke Indonesia," kata Anies di Kompleks Kepresidenan, Kamis (8/11/2018).

Kemudian, Anies menceritakan kejadian unik. Menurut dia, surat pengaluannya untuk masuk ke Jakarta terbang dari Singapura tahun 1947. Saat itu, masuknya kesini khawatir diperiksa dan ketahuan.

"Jadi surat pengakuan yang ditandatangani oleh PM Mesir itu dilipat lalu dimasukkan ke dalam kaos kaki lalu dimasukkan ke sepatu. Jadi ketika pemeriksaan diperiksa, lolos, ujarnya.

Selanjutnya, Anies mengatakan surat itu dibawa kakeknya ke Jogja untuk diserahkan kepada Presiden Soekarno (Bung Karno) sebagai bukti bahwa Indonesia memiliki pengakuan de jure dan de facto pertama dari Mesir.

"Dan itu menjadi punya domino effect satu-satu negara mengakui Indonesia. Mulai dari Liga Arab. Jadi tugas kita sekarang meneruskan," tandasnya.[jat]

#AniesBaswedan
BERITA TERKAIT
Anies: Nama Calon Wagub DKI yang Beredar Wacana
Pemprov DKI Umrohkan 267 Merbot Masjid
Anies Ceritakan Kedekatannya Dengan Sang Kakek
Motoran, Anies Tinjau Sungai Saat Musim Penghujan
Cerita Anies Tentang Kakeknya Seorang Diplomat
Anies Apresiasi Gelar Pahlawan untuk Kakeknya
Anies: Wagub DKI Harus Ikut Komitmen Gubernur

ke atas