EKONOMI

Kamis, 08 November 2018 | 21:15 WIB

BC Teluk Bayur Musnahkan 6 Juta Rokok Ilegal

BC Teluk Bayur Musnahkan 6 Juta Rokok Ilegal
(Foto: KLHK)

INILAHCOM, Padang - Bea Cukai Teluk Bayur melaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan cukai ilegal selama Oktober 2017 hingga Juli 2018. Barang yang dimusnahkan berupa rokok yang melanggar ketentuan cukai hingga 6 juta batang.

Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, Hilman Satria mengungkapkan bahwa barang-barang yang dimusnahkan pada Kamis (1/11/2018) tersebut telah berstatus Barang Milik Negara (BMN), dan telah mendapatkan persetujuan pemusnahan dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padang.

Barang-barang yang dimusnahkan adalah hasil tembakau berupa 6.006.288 batang rokok yang melanggar ketentuan di bidang cukai, dengan jenis pelanggaran rokok tanpa dilekati pita cukai (polos), rokok yang dilekati pita cukai bekas, dan rokok yang dilekati pita cukai palsu, jelasnya.

Rokok-rokok tersebut, ditambahkan Hilman, terdiri dari berbagai merk, seperti Nio Filter, Coffee Stick Twenty, Miami, Centro, Luffman, Profile, Sport, Sakura, Maxx, Piston, RMX, Record, NZR, EURO, dan Surya Putra Gold. Kami perkirakan nilai keseluruhan rokok yang dimusnahkan adalah Rp4.294.495.920,00 dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp2.222.326.560,00.

Dari survei yang dilakukan Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis (P2EB) Universitas Gadjah Mada (UGM) di 426 Kota/Kabupaten di Indonesia, diketahui bahwa terdapat penurunan presentase rokok ilegal di tahun 2018, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil survei tersebut tingkat peredaran rokok ilegal secara nasional turun menjadi 7,04% dibandingkan di tahun 2016 sebesar 12,14%.

Tipe pelanggaran masih didominasi oleh rokok polos atau rokok yang tidak dilekati pita cukai sekitar 52,6% dari total rokok ilegal, dilanjutkan rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai salah peruntukan, rokok dengan pita bekas, dan rokok dengan pita cukai salah personalisasi.

Penurunan persentase rokok ilegal di pasaran, menurut Hilman mengindikasikan pengawasan yang efektif dalam mendorong kepatuhan pengguna jasa di bidang cukai. Bea Cukai secara nasional kian meningkatkan pengawasan cukai ilegal dari tahun ke tahun, salah satunya dengan mencanangkan program Penertiban Cukai Berisiko Tinggi di tahun 2017 yang masih digalakkan hingga saat ini, tambahnya. [*]

#LHK #KementerianLHK
BERITA TERKAIT
KLHK Perkuat Sarana Prasarana Kendalikan Karhutla
(Infografis) Inilah Pencapaian Program Perhutanan Sosial KLHK
KLHK Bangun Portal Satu Data
Menteri LHK: Kita Lalui Masa-masa Sulit Karhutla
KLHK Tambah PPNS, Perkuat Penegakkan Hukum
Buka 14th APRSCP, Menteri LHK Gaungkan Eco-office
KLHK Siapkan Masterplan Rehabilitasi Lahan Kritis

ke atas