NASIONAL

Kamis, 08 November 2018 | 22:28 WIB

Sektor Militer Butuh Teknologi yang Canggih

Sektor Militer Butuh Teknologi yang Canggih
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Perkembangan teknologi sangat dibutuhkan dalam dunia pengembangan dunia pendidikan, militer dan hiburan di masa yang akan datang.

Pasalnya tidak dapat dipungkiri jika teknologi merupakan solusi terbaik untuk melengkapi kebutuhan pelatihan (training). Selain itu, pengguna simulasi mulai dari TNI/ Tentara, Kepolisian, Pemerintahan, Departemen-departemen, hingga industri swasta.

"Saat ini kebutuhan paling banyak terhadap teknologi simulasi masih didominasi oleh TNI/Tentara dengan prosentase sekitar 80 persen. Kedua digunakan oleh sektor perhubungan seperti sekolah pelayaran, navigasi awak kapal, penerbangan dll, dan sisanya digunakan oleh pemerintahan dan industri swasta," ujar CEO dan Presiden Direktur PT Innosimulation Technology Indonesia (ITI) dalam keterangan persnya, Kamis (8/11/2018).

Dia mengatakan saat ini penting melakukan peningkatan kemampuan sumber daya manusia atau tenaga kerja di Indonesia melalui pelatihan-pelatihan dengan menggunakan teknologi,

Sebab mengharapkan keberadaan ITI yang membawa dan mengembangkan teknologi dan inovasi baru khususnya di dunia Ilmu Teknologi (IT), dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dari segi Pendidikan. Serta menjadi solusi investasi guna peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia atau Tenaga Kerja di Indonesia.

"Membawa pengembangan teknologi dari luar ke Indonesia agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia adalah salah satu poin yang menjadi visi saya. Bahwa teknologi simulasi ini harus mulai untuk diperkenalkan agar masyarakat dapat mengetahui dan mengenal tentang simulator," kata Deni.

Dengan hal itu, pihaknya juga sudah melakukan pengembangan di bidang teknologi. Dari banyaknya teknologi yang telah dikembangan oleh ITI di Indonesia, sebanyak 5 teknologi diperkenalkan pada acara Indo Defence 2018 Expo & Forum.

Terdapat dua teknologi handal yang kerap digunakan di bidang Pendidikan, yang pertama yaitu Virtual Maintenance Trainer (VMT) merupakan platform pengembangan simulasi pelatihan untuk maintenance (perawatan) berbasis komputer, dalam segala bidang seperti militer, otomotif, penerbangan, industri, medical.

Dengan dua metode yakni dapat dipandu oleh instruktur ataupun standalone (siswa belajar sendiri). VMT ini membuat environment praktek lapangan dimasukkan ke dalam komputer di ruang kelas dalam bentuk 3D.[jat]

BERITA TERKAIT
OSO Melaporkan, KPU Bergeming
Hidayat, dari Exco PSSI Kini Berpotensi Tersangka
Ahok Bebas, Djarot Yakin Gabung ke PDIP
Kasus Suap Dana Hibah KONI, KPK Usut Pihak Lain
Tersangka Amblasnya Jalan Gubeng Bertambah
Jokowi Belum Rencanakan Bertemu Ahok
Ketua DPR-RI Tinjau Pembangunan UNPERBA

ke atas