PASAR MODAL

Jumat, 09 November 2018 | 15:03 WIB

Yang Beredar Minim, BEI Ubah Bobot Indeks Saham

Mohammad Fadil Djailani
Yang Beredar Minim, BEI Ubah Bobot Indeks Saham
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia akan mengubah perhitungan indeks yang dikeluarkannya.

Dalam pola perhitungan baru, BEI akan turut memasukan faktorfree floatatau saham beredar dalam penentuan pembobotan suatu saham dalam indeks yang nantinya akan menjadi acuan para manajer investasi.

Menurut Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi bahwa pola perhitungan indeks besutan BEI saat ini hanya memperhitungkan likuiditas dan kapitalsasi pasar serta fundamental emiten. Tapi, nantinya akan memperhitungan saham beredar.

"Pertama, kita saring berdasarkan likuiditasnya, setelah itu pembobotan berdasarkanmarket capdanfree float-nya," kata Hasan saat ditemui di Gedung BEI Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Ia menambahkan, bisa jadi saham besar yang beredar akan mengungguli saham-saham yang jumlah beredarnya hanya sesuai syarat bursa, yakni 7,5%.

"Tentunya saham-saham dengan bobot lebih besar akan menjadi pertimbangan manajer investasi," kata dia.

Rencananya, jelas dia, pola perhitungan indeks dengan penyesuaian saham beredar akan diterapkan secara bertahap pada indeks LQ45 dan IDX30 terlebih dahulu.

"Rencananya akan kami umumkan pada tanggal 18 November 2018 dan diluncurkan Februari 2019," kata dia. [jin]

#IndeksSaham #FreeFloat
BERITA TERKAIT
Pasarkan Alkes, INAF Gandeng Fors Fortis
Saham Pendatang Baru Periode Februari-Juni 2019
Pekan Ketiga 2019, Pasar Masih Merespon Positif
Harga Minyak Mentah Naik untuk Pekan Ketiga
Wall Street Naik Lanjutkan Reli Hari Keempat
Dolar AS Yakin Hasil Perundingan AS-China
Ini Faktor Penguatan Rupiah Terhadap Dolar

ke atas