PASAR MODAL

Selasa, 27 November 2018 | 17:01 WIB
Highlight

Bursa Saham Asia Berani Positif

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham Asia Berani Positif
(Foto: Istimewa)
1


INILAHCOM, Tokyo - Pasar saham Asia diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (27/11/2018). Karena investor menunggu pertemuan penting antara Presiden Donald Trump dan pemimpin China, Xi Jinping.

Nikkei 225 Jepang naik 140,40 poin, atau 0,64 persen, menjadi 21.952,40. Sementara indeks Topix menambahkan 11,96 poin, atau 0,73 persen, menjadi 1,644.16. Korea Selatan, indeks Kospi naik 16,40 poin, atau 0,79 persen, menjadi 2.099,42.

Pasar China Raya menyelesaikan sesi Selasa bervariasi. Taiex, yang mengukur kinerja saham agregat terdaftar di bursa saham Taiwan, berakhir naik 13,26 poin, atau 0,14 persen, pada 9.778,62.

Kenaikan setelah turun 0,7 persen pada hari sebelumnya. Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan lebih rendah sekitar 0,45 persen pada sore hari.

"Jika kita bisa mendapatkan setidaknya beberapa kemiripan dari kerangka yang keluar darinya untuk diskusi lebih lanjut, maka saya pikir pasar akan menganggapnya sebagai positif," kata Roger Bacon, kepala investasi untuk Asia Pasifik, Citi Private Bank, seperti mengutip cnbc.com.

Pasar China daratan menyerahkan sebagian dari keuntungan mereka sebelum pasar tutup. Untuk komposit Shanghai ditutup sedikit lebih rendah di 2.574,68. Komposit Shenzhen menambahkan 5,74 poin, atau 0,43 persen, menjadi 1.336,67.

Patokan Australia, indeks ASX 200 tembus antara keuntungan dan kerugian sebelum melompat 56,7 poin, atau 1 persen, menjadi 5.728,3. Subindex keuangan tertimbang berat naik 1,46 persen.

Sementara sektor energi bertambah 0,73 persen, kemungkinan menerima dorongan dari kenaikan semalam dalam harga minyak. "Meskipun data secara keseluruhan lebih lembut, pasar global diperdagangkan dengan nada yang lebih baik semalam, dengan pasar ekuitas memimpin biaya," kata Nathanael Hartley dari ANZ Research menulis dalam catatan pagi.

Beberapa analis mengatakan penjualan Black Friday yang kuat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat adalah salah satu faktor yang membantu meningkatkan risk appetite di kalangan investor.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
China Pangkas Tarif Otomotif AS
Inggris Gagal Raih Dukungan EU Soal Irlandia
Data Ekonomi China Paksa Bursa Asia Memerah
IHSG Berlabuh 8 Poin di Angka Merah 6.170
Wall Street Berpotensi Negatif
Jeda Siang, IHSG 4 Poin di Angka Merah 6.174
Yellen Ingatkan Ancaman Krisis Keuangan

ke atas